Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Bagi Arlan, kehilangan langit setelah badai PHK adalah sebuah pengebirian mental. Dari seorang kapten yang menguasai cakrawala, ia jatuh menjadi pria pasif di atas sofa apartemen, menonton Nadia Dara Kirana, istrinya yang seorang akademisi melesat maju meraih gelar profesor doktor. Rasa minder yang akut membuka pintu bagi Maya, wanita teman sekantornya yang menawarkan validasi atas ego lelakinya yang terluka.
Namun, Dara bukan wanita yang akan menyelesaikan draf keretakan domestik dengan air mata atau histeria murahan. Sebagai seorang "detektif mental", ia mendeteksi kebohongan itu dengan kepala dingin. Dara menggunakan tabungan dan royalti sastra untuk investasi bagi suaminya, sebuah panggung baru di daratan.
Arlan dipaksa bertaruh. Ia masih berkonflik batin, berharap isterinya berjuang menyelamatkannya dari wanita penggoda, bukan malah merelakannya. Ia harus berjuang menyerah pada kecemasan dan manipulasi semu, atau meruntuhkan ego patriarkis untuk isterinya yang tak mempermasalahkan keterpurukannya?
Namun, Dara bukan wanita yang akan menyelesaikan draf keretakan domestik dengan air mata atau histeria murahan. Sebagai seorang "detektif mental", ia mendeteksi kebohongan itu dengan kepala dingin. Dara menggunakan tabungan dan royalti sastra untuk investasi bagi suaminya, sebuah panggung baru di daratan.
Arlan dipaksa bertaruh. Ia masih berkonflik batin, berharap isterinya berjuang menyelamatkannya dari wanita penggoda, bukan malah merelakannya. Ia harus berjuang menyerah pada kecemasan dan manipulasi semu, atau meruntuhkan ego patriarkis untuk isterinya yang tak mempermasalahkan keterpurukannya?
Tokoh Utama
Arlan
Dara
Maya
#1
BAB 1: Draf yang Meredup
#2
Bab 2 Logika yang Terbelenggu
#3
Menara Gading
#4
Bab 4 Orang Ketiga
#5
Bab 5 Kejujuran di Ruang HRD
#6
Bab 6 Paradoks Sang Penguasa yang Rapuh
#7
Bab 7 Konflik Batin Dara
#8
Bab 8 Catatan di Buku Harian Dara
#9
Bab 9 Tergoda Kenangan
#10
Bab 10 Jejak yang Tertinggal
#11
Bab 11 Mendarat di Rumah
#12
Bab 12 Di Antara Dua Dunia
#13
Bab 13 Jakarta, Tiga Tahun Lalu.
#14
Bab 14 Jahitan yang Tak Pernah Rata
#15
Bab 15 Candu Pujian
#16
Bab 16 Sinyal yang Terdistorsi
#17
Bab 17 Rasa Bersalah
#18
Bab 18 Masalah yang Berulang
#19
Bab 19 Surat Salah Alamat
#20
Bab 20 Konfrontasi
#21
Bab 21 Audit Investigasi
#22
Bab 22 Misteri yang Tersibak
#23
Bab 23 Godaan Ego
#24
Bab 24 Sindrom Anak Tengah
#25
Bab 25 Labirin Dua Wanita
#26
Tamat
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
2
Dibaca
143
Tentang Penulis
Kinanthi (Nanik W)
Saya pensiunan guru Bahasa dan Sastra Indonesia dari UNESA. Sebelum purna tugas bekerja sebagai guru B Indonesia di SMA Negeri 2 Sidoarjo
Bergabung sejak 2024-07-11
Telah diikuti oleh 96 pengguna
Sudah memublikasikan 10 karya
Menulis lebih dari 163,205 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Punggung Si Bungsu
Januar EL Capirco
Novel
Spesimen Tanpa Wajah
Kinanthi (Nanik W)
Novel
10 Tahun
Sri Rokhayati
Flash
Seperti Menunggu Kue Matang
AlifatulM
Cerpen
Pandanglah Langit Di Atas Sana, Maru!
Rere Valencia
Flash
Lelaki dalam Mimpi
Rina F Ryanie
Novel
Kreator & Kacamata - The Anthology
Kosong/Satu
Novel
SUWUNG
Faiq Mufidah
Novel
HEY MONSTER
Fitroh Wiji Astuti
Novel
CYNTIA
idntcare
Skrip Film
Mahardika
Ooza
Cerpen
Tukang Sayur Kehilangan Motor
Putri Rafi
Cerpen
Seperti Abu Tembakau
Utopis H
Novel
BLIND SIDE
Nurhidayati
Novel
Unfair Marriage
Shinta Puspita Sari
Rekomendasi
Novel
Spesimen Tanpa Wajah
Kinanthi (Nanik W)
Cerpen
Bronze
Ada Apa di Balik Itu?
Kinanthi (Nanik W)
Skrip Film
Spesimen Tanpa Wajah
Kinanthi (Nanik W)
Cerpen
Bronze
Tergiur Bunga
Kinanthi (Nanik W)
Novel
Bronze
Menolak Takdir
Kinanthi (Nanik W)
Novel
Bronze
Karena Umur
Kinanthi (Nanik W)
Novel
Bronze
Agar Kamu Tidak Sombong
Kinanthi (Nanik W)
Cerpen
Bronze
Pagutan Rocan
Kinanthi (Nanik W)
Cerpen
Bronze
Yu Rus Tak Pernah Utang
Kinanthi (Nanik W)
Cerpen
Bronze
Semua Juga Tahu
Kinanthi (Nanik W)