Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Tina tidak pernah ingat kapan tepatnya ia mulai merasa bahwa dirinya adalah kesalahan.
Mungkin sejak kecil, ketika suara Ibu selalu lebih keras untuknya dibanding untuk siapa pun. Mungkin sejak setiap kumpul keluarga berubah jadi ajang membicarakan segala kekurangannya—pemalas, keras kepala, anak yang tidak tahu diuntung—seolah nama "Tina" adalah sinonim dari "salah".
Ayahnya diam. Selalu diam. Sibuk mencari nafkah, kaku, tak pernah benar-benar hadir selain lewat gaji bulanan.
Tina belajar satu hal lebih dulu daripada anak-anak lain: memendam. Ia tumbuh jadi remaja yang pandai tersenyum di depan orang, tapi kosong sendirian di kamar. Ia tidak berani ke psikolog—bukan karena tidak butuh, tapi karena di rumahnya, butuh bantuan sama saja dengan durhaka dan kurang ibadah.
Maka ketika akhirnya bisa kuliah dan ngekos, Tina memilih satu hal yang tak pernah ia duga akan terasa selega itu: tidak pulang.
Ia membangun hidup sendiri, sekecil dan sesunyi apa pun itu—satu teman baik bernama Kala, kerja sampingan saat libur semester, dan rutinitas mengirim uang bulanan ke rumah yang lebih terasa seperti kewajiban daripada rindu.
Sampai suatu hari, di tempat kerja yang biasa-biasa saja, Tina bertemu Andi—laki-laki yang juga biasa-biasa saja, dan justru karena itu terasa aman.
Ini bukan kisah tentang cinta yang menyelamatkan semuanya dalam semalam. Ini kisah tentang bagaimana seorang perempuan muda, pelan-pelan, belajar bahwa ia berhak sembuh—bahkan dari luka yang diberi nama "keluarga".
Mungkin sejak kecil, ketika suara Ibu selalu lebih keras untuknya dibanding untuk siapa pun. Mungkin sejak setiap kumpul keluarga berubah jadi ajang membicarakan segala kekurangannya—pemalas, keras kepala, anak yang tidak tahu diuntung—seolah nama "Tina" adalah sinonim dari "salah".
Ayahnya diam. Selalu diam. Sibuk mencari nafkah, kaku, tak pernah benar-benar hadir selain lewat gaji bulanan.
Tina belajar satu hal lebih dulu daripada anak-anak lain: memendam. Ia tumbuh jadi remaja yang pandai tersenyum di depan orang, tapi kosong sendirian di kamar. Ia tidak berani ke psikolog—bukan karena tidak butuh, tapi karena di rumahnya, butuh bantuan sama saja dengan durhaka dan kurang ibadah.
Maka ketika akhirnya bisa kuliah dan ngekos, Tina memilih satu hal yang tak pernah ia duga akan terasa selega itu: tidak pulang.
Ia membangun hidup sendiri, sekecil dan sesunyi apa pun itu—satu teman baik bernama Kala, kerja sampingan saat libur semester, dan rutinitas mengirim uang bulanan ke rumah yang lebih terasa seperti kewajiban daripada rindu.
Sampai suatu hari, di tempat kerja yang biasa-biasa saja, Tina bertemu Andi—laki-laki yang juga biasa-biasa saja, dan justru karena itu terasa aman.
Ini bukan kisah tentang cinta yang menyelamatkan semuanya dalam semalam. Ini kisah tentang bagaimana seorang perempuan muda, pelan-pelan, belajar bahwa ia berhak sembuh—bahkan dari luka yang diberi nama "keluarga".
Tokoh Utama
Tina Anindita
#1
Bahan Obrolan
#2
Kamar Sembilan Meter Persegi
#3
Delapan Tahun
#4
Yang Tidak Boleh Dibicarakan
#5
Shift Sore
#6
Bukan Semua Orang Harus Jadi Sahabat
#7
Daftar Riwayat Hidup
#8
Sidang
#9
Keputusan Belum Selesai Dibicarakan
#10
Durhaka
#11
Toga
#12
Hari pertama
#13
Meja Sebelah
#14
Takut
#15
Jadi Seperti Mereka?
#16
Potongan Cerita
#17
Saat Diam Berbicara
#18
Ketakutan Yang Sama
#19
Belum Saatnya
#20
Langkah Pertama?
#21
Ruang Aman
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
140
Tentang Penulis
Movi Viola
-
Bergabung sejak 2026-07-06
Telah diikuti oleh 13 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 21,766 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bukan Cerita Novel
Hikmasari D.P
Novel
My Client is My Husband
Andromeda Sirius
Novel
Sembuh
Movi Viola
Flash
Pikiran Konyol
bybellè
Cerpen
Pria Buta dan Kuda Putih
Kemal Ahmed
Cerpen
Lebih Pedih dari yang Pedih
Habel Rajavani
Novel
Di Atas Atap
izul rahman
Novel
DOSA YANG KITA SEBUT KELUARGA
Fasihi Ad Zemrat
Skrip Film
Break A Leg! (Literally) - Script
Nunahsana
Novel
Drown In
Febry Fitriah Ardely
Novel
A Thousand Tears in Daegu
Ree_meyna
Novel
Akhir Perjuanganku
Momlulu
Cerpen
Teman yang Tidak Datang ke Pemakaman
Jasma Ryadi
Novel
Cerita Kopi
Annisa Diandari Putri
Flash
Cincin di laci sebelah
Okhie vellino erianto
Rekomendasi