Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Berawal dari putusnya Vina dengan Endi, mahasiswi semester akhir yang tengah menyusun skripsi itu semakin menjadi pemalas. Bagaimana tidak? Tiga tahun menjalin hubungan bersama lalu kandas karena Rina yang telah mengkhianatinya. Rina dan Endi resmi jadian sementara Vina hancur berantakan.
Sakit hati Vina belum terobati ditambah kedua orang tuanya yang selalu menganggapnya pemalas dan tidak bisa apa - apa hanya karena kesehariannya bermain laptop dan ponsel miliknya. Meskipun sesekali perempuan itu membantu pekerjaan rumah namun tetap saja di mata orang tuanya ia sang pemalas.
Vina memang pemalas tetapi bukan berarti ia tidak pernah berusaha. Bermain di depan layar laptop dan ponsel miliknya bukan hanya sekadar untuk menghibur dirinya saja melainkan perempuan itu berusaha melampiaskan rasa sakitnya dengan menuliskan kisahnya menjadi sebuah Novel. Selain itu berusaha menggapai mimpinya menjadi selebgram yang memang mengharuskannya bersosial media. Perempuan itu sangat kreatif namun pernyataan "orang tua selalu benar" masih sangat berlaku. Segala cara yang ia lakukan tetap saja ia dianggap pemalas dan tidak bisa melakukan apa - apa. Terlebih sang Ibu selalu membandingkannya dengan orang lain khususnya Lita, anak tetangga yang sangat rajin dan sudah bekerja.
Vina merasa semakin sendiri tidak ada yang mendukungnya. Bukankah seharusnya orang tua tidak membandingkan anaknya? Hati anak mana yang tidak sakit? Orang tua memang lahir terlebih dahulu tetapi bukan berarti orang tua selalu benar. Setiap orang mempunyai jalan hidupnya masing - masing begitu pun dengan Vina. Terlebih di jaman yang sekarang serba digital. Lalu berhasilkah Vina membuktikan bahwa sang pemalas bisa sukses? Lalu bagaimana kisah cinta Vina?
Sakit hati Vina belum terobati ditambah kedua orang tuanya yang selalu menganggapnya pemalas dan tidak bisa apa - apa hanya karena kesehariannya bermain laptop dan ponsel miliknya. Meskipun sesekali perempuan itu membantu pekerjaan rumah namun tetap saja di mata orang tuanya ia sang pemalas.
Vina memang pemalas tetapi bukan berarti ia tidak pernah berusaha. Bermain di depan layar laptop dan ponsel miliknya bukan hanya sekadar untuk menghibur dirinya saja melainkan perempuan itu berusaha melampiaskan rasa sakitnya dengan menuliskan kisahnya menjadi sebuah Novel. Selain itu berusaha menggapai mimpinya menjadi selebgram yang memang mengharuskannya bersosial media. Perempuan itu sangat kreatif namun pernyataan "orang tua selalu benar" masih sangat berlaku. Segala cara yang ia lakukan tetap saja ia dianggap pemalas dan tidak bisa melakukan apa - apa. Terlebih sang Ibu selalu membandingkannya dengan orang lain khususnya Lita, anak tetangga yang sangat rajin dan sudah bekerja.
Vina merasa semakin sendiri tidak ada yang mendukungnya. Bukankah seharusnya orang tua tidak membandingkan anaknya? Hati anak mana yang tidak sakit? Orang tua memang lahir terlebih dahulu tetapi bukan berarti orang tua selalu benar. Setiap orang mempunyai jalan hidupnya masing - masing begitu pun dengan Vina. Terlebih di jaman yang sekarang serba digital. Lalu berhasilkah Vina membuktikan bahwa sang pemalas bisa sukses? Lalu bagaimana kisah cinta Vina?
Tokoh Utama
Vina
Endi
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
387
Tentang Penulis
Ighavianna
Jika kamu tak mampu berkata, berkatalah dalam tulisan
sebab biasanya tulisan lebih jujur, dari apa yang kamu katakan
sebab biasanya tulisan lebih jujur, dari apa yang kamu katakan
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 47 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 5,027 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Sang Pemalas
Ighavianna
Cerpen
Sial
Zaki S. Piere
Flash
Signal
zae_suk
Flash
Dua Petani
Ahmad Muhaimin
Flash
Bunda Terbang
Dania Oryzana
Flash
Dinding Biru
Seto Yuma
Cerpen
Jangan Seperti Bapak
Haris Fadilah Hryadi
Novel
Sunshine (Ketulusan, Cinta & Pengorbanan)
Widhi ibrahim
Novel
You Are
Sauda Khoiriyah
Flash
Tak Ada yang Istimewa, Hanya Pak Rudi yang yang Membakar Sampah Setiap Pagi
Muhammad Zein Hanafi
Cerpen
AKU JADI JANDA KARENA JANDA
Hadi Hartono
Novel
Others 3%
Wulan Murti
Novel
Kereta Rombeng 1998
Mahalawan
Flash
Demi
Alfian N. Budiarto
Flash
Hipokrit
pelantunkata
Rekomendasi