Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Rumah yang dulu penuh kehidupan, kini menjadi rumah yang penuh ancaman.
Di sanalah Wulandari membesarkan anak-anaknya, melewati tahun-tahun panjang dengan keyakinan bahwa tidak ada tempat yang lebih aman daripada rumah sendiri. Namun suatu hari, Wulandari tiba-tiba jatuh sakit, sakit yang aneh. Tubuhnya melemah tanpa sebab. Dokter tidak menemukan penyakit apa pun. Tetapi bukan hanya sakitnya yang aneh, rumah juga mengalami keanehan-keanehan yang belum pernah Wulandari lihat sebelumnya.
Wulandari terbangun setiap malam dengan perilaku aneh. Anak-anak kecil melihat sosok yang tidak dilihat orang dewasa, dan setiap malam, suasana rumah itu terasa semakin mencekam seolah ada sesuatu yang perlahan mendekat, dan mengambil siapa pun yang ada di dalam rumah.
Semakin lama tinggal di sana, semakin terasa bahwa rumah itu bukan lagi tempat yang aman. Bukan rumah yang dulu hangat.
Akankah Rumah itu masih menjadi tempat pulang untuk anak-anak Wulandari ?
💙💙💙
Cerita ini diikutkan dalam kompetisi menulis Kwikku 2026 dengan Tema Rumah. Mohon dukungan teman-teman untuk like dan komentar, kritik dan sarannya ya. Terimakasih.
Periode menulis Maret-April 2026
Di sanalah Wulandari membesarkan anak-anaknya, melewati tahun-tahun panjang dengan keyakinan bahwa tidak ada tempat yang lebih aman daripada rumah sendiri. Namun suatu hari, Wulandari tiba-tiba jatuh sakit, sakit yang aneh. Tubuhnya melemah tanpa sebab. Dokter tidak menemukan penyakit apa pun. Tetapi bukan hanya sakitnya yang aneh, rumah juga mengalami keanehan-keanehan yang belum pernah Wulandari lihat sebelumnya.
Wulandari terbangun setiap malam dengan perilaku aneh. Anak-anak kecil melihat sosok yang tidak dilihat orang dewasa, dan setiap malam, suasana rumah itu terasa semakin mencekam seolah ada sesuatu yang perlahan mendekat, dan mengambil siapa pun yang ada di dalam rumah.
Semakin lama tinggal di sana, semakin terasa bahwa rumah itu bukan lagi tempat yang aman. Bukan rumah yang dulu hangat.
Akankah Rumah itu masih menjadi tempat pulang untuk anak-anak Wulandari ?
💙💙💙
Cerita ini diikutkan dalam kompetisi menulis Kwikku 2026 dengan Tema Rumah. Mohon dukungan teman-teman untuk like dan komentar, kritik dan sarannya ya. Terimakasih.
Periode menulis Maret-April 2026
Tokoh Utama
Kemala Ayu Pranandini
Dharma Adikara Prananda
Ravindra Aryasatya Prananda
Sri Wulandari
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
4
Tentang Penulis
Dewie Sudarsh
"Suka malam, tapi takut gelap, suka horo tapi takut sendirian, suka biru tapi bukan warna, suka es krim tapi harus trico, suka kamu tapi yang dulu sebelum ada dia."
Terlalu novelis? Biar!
Terlalu novelis? Biar!
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 422 pengguna
Sudah memublikasikan 8 karya
Menulis lebih dari 97,279 kata pada novel
Rekomendasi dari Religi
Novel
SAMAR
Dewie Sudarsh
Novel
Terapi Shalat Tahajud
Noura Publishing
Flash
The Groom
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Two Different World
Zaafatm
Cerpen
Dari lorong gelap, ke Rumah Allah
JI
Novel
Mencari Tuhan Sepanjang Zaman
Mizan Publishing
Flash
Istri Pemakan Bangkai
Hadis Mevlana
Novel
Bilal, Laki-Laki Yang Pernah Membunuh Tuhan
Moh. Sudah
Novel
Humairahku dan Ranah Minang
Salfia afriadi
Novel
Ayat Cinta sang Mawar Putih
Icha Azzahra
Novel
KHADIJAH:PEREMPUAN TELADAN SEPANJANG MASA (REPUBLISH)
Mizan Publishing
Flash
TAFSIR POHON CEMARA
Syauqi Sumbawi
Cerpen
Perahu Nuh
Bisma Lucky Narendra
Novel
Catatan Langit; Bumi, muda, sedia.
Ao
Novel
THE MELODY OF QURAN
Arif Budiman
Rekomendasi