Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Rindu selalu percaya, rumah bukan soal ukuran atau alamat, tapi soal siapa yang nunggu pulang.
Keyakinan itu runtuh sejak ibunya meninggal, dan makin hancur saat rumah mereka disita. Malam itu, saat keluarganya beneran gak punya tempat berpijak lagi, sebuah rumah tua di ujung gang yang buka pintu sendiri, nawarin satu kalimat yang terasa kayak pelukan pertama setelah sekian lama:
"Di sini, kamu nggak perlu nanggung semuanya sendirian lagi."
Ayahnya ketawa lagi. Adiknya tumbuh tanpa bayang-bayang rasa sedih. Rindu pun, buat pertama kalinya, bisa tidur tanpa mimpi buruk yang sama.
Enak banget, kan? Terlalu enak, malah.
Tapi coba hitung apa aja yang hilang. Satu per satu, kenangan keluarganya mulai susah diingat. Resep rahasia ibunya, udah nguap. Cara ayah nyebut nama paling indah itu, sekarang datar aja, kayak dia baru kenal orang asing. Rindu akhirnya sadar: rumah ini bukan nyembuhin siapa-siapa. Dia cuma menghapus. Pelan-pelan, sabar banget, ingatan demi ingatan. Sampai yang tersisa cuma kekosongan kalau diintip ke dalam.
Sewaktu rumah itu nawarin ketenangan penuh buat adiknya, dengan syarat lupain segalanya, termasuk dirinya sendiri, Rindu harus milih:
Biarin keluarganya hidup tenang dalam kebohongan yang nyaman.
Atau tarik mereka balik ke rasa sakit yang jujur, satu-satunya bukti kalau mereka masih beneran saling sayang.
Keyakinan itu runtuh sejak ibunya meninggal, dan makin hancur saat rumah mereka disita. Malam itu, saat keluarganya beneran gak punya tempat berpijak lagi, sebuah rumah tua di ujung gang yang buka pintu sendiri, nawarin satu kalimat yang terasa kayak pelukan pertama setelah sekian lama:
"Di sini, kamu nggak perlu nanggung semuanya sendirian lagi."
Ayahnya ketawa lagi. Adiknya tumbuh tanpa bayang-bayang rasa sedih. Rindu pun, buat pertama kalinya, bisa tidur tanpa mimpi buruk yang sama.
Enak banget, kan? Terlalu enak, malah.
Tapi coba hitung apa aja yang hilang. Satu per satu, kenangan keluarganya mulai susah diingat. Resep rahasia ibunya, udah nguap. Cara ayah nyebut nama paling indah itu, sekarang datar aja, kayak dia baru kenal orang asing. Rindu akhirnya sadar: rumah ini bukan nyembuhin siapa-siapa. Dia cuma menghapus. Pelan-pelan, sabar banget, ingatan demi ingatan. Sampai yang tersisa cuma kekosongan kalau diintip ke dalam.
Sewaktu rumah itu nawarin ketenangan penuh buat adiknya, dengan syarat lupain segalanya, termasuk dirinya sendiri, Rindu harus milih:
Biarin keluarganya hidup tenang dalam kebohongan yang nyaman.
Atau tarik mereka balik ke rasa sakit yang jujur, satu-satunya bukti kalau mereka masih beneran saling sayang.
Tokoh Utama
Rindu Andaiwaktu
Damba Sediakala
Bagja Sertamulia
Kenanga Tiadalupa
Rumemo
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
3
Tentang Penulis
Kartini F. Astuti
Sedang menulis novel "Ceritakan Semuanya pada Kucing"
Bergabung sejak 2026-06-12
Telah diikuti oleh 87 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 96,610 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Novel
Rumah Penghapus Ingatan
Kartini F. Astuti
Novel
Papillon
Noura Publishing
Novel
Gethora
Adi Putra
Novel
VOUSZETAEYEZ: The Bloody Love
Dzikrika ⋆꙳𝜗𝜚꙳.*
Novel
The Mystery of Country
Najwa Rana
Komik
Chaos
Tommy Agin
Novel
Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti
Reynal Prasetya
Novel
Proyek Superkuasa
Bima Kagumi
Novel
Ruangkala
Motiontale
Novel
SUPERNOVA 1: Kesatria, Putri, & Bintang Jatuh
Bentang Pustaka
Novel
Petualangan Di Negeri Cermin
Indah lestari
Novel
VALERATH: ZYGUBA
R.J. Agathias
Novel
The Hands
Mohamad Novianto
Novel
The Book of Ikigai
Noura Publishing
Novel
Caraval #3 Finale
Noura Publishing
Rekomendasi