Daftar isi
#1
Diam Bukan Pilihan
#2
Perasaan Yang Abu Abu
#3
Jarak Yang Tak Pernah Diminta
#4
The Fall From Grace
#5
When Eyes Meet Without Warning
#6
Bayangan yang Tak Pernah Pergi
#7
Ruang Olahraga dan Bola Basket
#8
Sesuatu yang Tak Lagi Sama
#9
Tanpa Nama, Tanpa Wajah
#10
Duka yang Mengendap
#11
Seperti Jalan yang Rusak
#12
Malam yang Panjang
#13
Tak Bisa Dimiliki Bukan Berarti Tak Bisa Dijaga
#14
Apakah Kau Tahu Rasanya?
#15
Dunia yang Begitu Gelap
#16
Makan Malam yang Tak Berselera
#17
Cahaya Lampu Gantung
#18
Panggung yang Penuh Dengan Kepalsuan
#19
Cahaya yang Tak Bernama
#20
Segelas Air dan Harga Diri
#21
Hari Pahlawan
#22
Benteng yang Mulai Retak
#23
Kebenaran yang Datang Belakangan
#24
Reaksi
#25
Kesenjangan Sosial
#26
Antara Perintah dan Perasaan
#27
Sedikit Manis
#28
Tamu Tanpa Agenda
#29
Langkah yang Disetir
#30
Tajuk Negeri
#31
Langkah-Langkah Kecil di Negeri Besar
#32
Reunian Kecil
#33
Kenangan Terakhir
#34
Alat yang Sudah Mulai Retak
#35
Cahaya Temaram
#36
Garam Hitam
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#35
Cahaya Temaram
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Sore itu hening sekali Membuat suasana terasa mencekamJuno termenung menatap layar laptopnya Di layar terbuka sebuah artikel berita yang sudah beberapa hari ia baca berulang kali Foto Alvinoseniornyamasih terpampang wajahnya penuh semangat seperti biasa Tapi sekarang berita itu hanya menyisakan kesunyianAlvino komaKecelakaanNamun Juno merasa ada yang janggal Wajah Alvino di rumah sakit penuh luka memar tak biasa Lebih dari sekadar kecelakaan yang tidak disengajaPikirannya ter
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp30.000
atau 30 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 34
Alat yang Sudah Mulai Retak
Chapter Selanjutnya
Chapter 36
Garam Hitam
Sedang Dibicarakan
Flash
MORNING LOG
Donquixote
Cerpen
Boulevard
Dina prayudha
Flash
Bronze
Melek Dong!
Reyan Bewinda
Novel
Bronze
Sorry to Goodbye
Allena Moria
Novel
LIVES AND DIE
♤ella♤
Novel
Surrealism on the battlefield
Khalid Rahmat Arya
Cerpen
Bronze
MUALAF
Iman Siputra
Novel
KAYA SEKETIKA
Dwi Scativana Isnaeni
Flash
Bronze
Teguran Peristiwa
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Sepatuku Bukan Sepatumu, Sepatumu Bukan Sepatuku
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Foto Terakhir Ayah
zain zuha
Novel
Empat Puluh Detik
Nana Tauran Sidik
Flash
Bronze
Lebih Jenjang
Yuisurma
Novel
Bronze
Yang Kepergiannya Seolah Demi Kebaikan
Nu
Flash
I-phone , Bukan Jodohku ( Selamat Jalan I-phone 12 )
Alwinn
Cerpen
Pukulan Telak
Herumawan Prasetyo Adhie
Novel
Bronze
Online for 1.461 Days
NRP
Novel
Buah Dari Luka
Linda Er
Flash
Bronze
Yosep Sang Pemimpin
Maldalias
Novel
Bronze
Bayangkara
Isman HS