Novel
Bronze
Genre → Fantasi
Raja Tanpa Darah
Oleh A.A.Pusung
Mulai membaca
Beli Sekarang
Digital Rp65.000
Berlangsung
Premium
Blurb
Arya Wisesa tidak memiliki darah bangsawan. Ia hanya anak kampung yang dibesarkan oleh kerasnya hidup, tetapi keberanian dan kepeduliannya membuat rakyat melihat sesuatu yang tidak dimiliki para pewaris takhta: kelayakan untuk memimpin.

Ketika kerajaan-kerajaan saling berebut pangan, wilayah, dan kekuasaan, Arya diangkat menjadi Raja Watu Ireng. Namun mahkota tanpa garis keturunan membuatnya dianggap penghinaan bagi para bangsawan. Di tengah perang dan pengkhianatan, ia harus membangun persekutuan untuk menghadapi Bandung Bondowoso—penakluk yang memerintah melalui ketakutan.

Pertemuannya dengan Roro Jonggrang membawa Arya ke dalam pertarungan yang lebih besar daripada perebutan kerajaan. Sebuah legenda sedang ditulis, tetapi nama lelaki yang paling banyak berkorban justru akan dihapus dari sejarah.

Karena darah mungkin memberi seseorang takhta, tetapi tindakanlah yang membuat rakyat memilih siapa yang layak mereka sebut raja.
Tokoh Utama
Arya
Roro Jonggrang
#1
PENDAHULUAN : Legenda yang Tidak Lengkap
#2
Bab 1 Lumbung Terakhir
#3
Bab 2 Raja di Jalan Berlumpur
#4
Bab 3 Syarat Seorang Anak
#5
Bab 4 Ayah Yang Tidak Pulang
#6
Bab 5 Jalan Menuju Watu Ireng
#7
Bab 6 Kerajaan Yang Sering Mengalah
#8
Bab 7 Anak Tanpa Silsilah
#9
Bab 8 Ujian Mahesa Danu
#10
Bab 9 Gantar Dan Kuda Curian
#11
Bab 10 Nama Di Dalam Istana
#12
Bab 11 Huruf,Hukum Dan Lapar
#13
Bab 12 Catatan Yang Berbeda
#14
Bab 13 Pelajaran Tentang Kekuasaan
#15
Bab 14 Gudang di Balik Dinding
#16
Bab 15 Latihan Tanpa Belas Kasihan
#17
Bab 16 Saluran Air Desa Timur
#18
Bab 17 Jejak di Dalam Istana
#19
Bab 18 Raja yang Menghukum Keluarganya
#20
Bab 19 Tombak Bambu di Ruang Raja
#21
BAB 20 Anak Angkat Watu Ireng
#22
BAB 21 Pemuda dari Lumbung
#23
BAB 22 Jalan yang Hilang
#24
BAB 23 Menang Tanpa Pembantaian
#25
BAB 24 Surat dari Ranu Kerta
#26
BAB 25 Perang Celah Utara
#27
BAB 26 Tidak Mengejar yang Mundur
#28
Bab 27 Pasukan Baru Watu Ireng
#29
Bab 28 Lumbung dan Menara
#30
Bab 29 Harga Sebuah Kebangkitan
#31
Bab 30 Undangan dari Baka
#32
Bab 31 Kerajaan Lumbung
#33
Bab 32 Putri yang Menghitung Beras
#34
Bab 33 Darah dan Kelayakan
#35
Bab 34 Penakluk dari Pengging
#36
Bab 35 Duel yang Belum Selesai
#37
Bab 36 Jamuan Para Mahkota
#38
Bab 37 Anak di Pasar Baka
#39
Bab 38 Hukuman bagi Ketakutan
#40
Bab 39 Hujan di Watu Ireng
#41
Bab 40 Orang yang Tidak Bisa Membalas
#42
BAB 41 Kekuatan yang Bisa Berpaling
#43
Bab 42 Hadiah Darma Seta
#44
Bab 43 Undangan Perdamaian
#45
Bab 44 Kecurigaan Arya
#46
Bab 45 Teguran dengan Senyuman
#47
Bab 46 Jalan Menuju Sidang
#48
Bab 47 Peta Pembagian Watu Ireng
#49
Bab 48 Harga Hak Lintas
#50
Bab 49 Arya di Depan Raja
#51
Bab 50 Darah di Sidang Para Pemimpin
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
0
Dibaca
618
Tentang Penulis
A.A.Pusung
Penulis fiksi Indonesia yang memiliki ketertarikan pada cerita romance, drama, misteri, thriller, dan kisah bernuansa budaya lokal. Menulis dengan fokus pada karakter, emosi, konflik, dan cerita yang mudah dinikmati pembaca.

Terima kasih sudah membaca, membeli karya, mengikuti perjalanan saya sebagai penulis, dan terus memberikan dukungan. Setiap dukungan dari kalian sangat berarti dan menjadi semangat bagi saya untuk terus berkarya dan menghadirkan cerita-cerita baru. Selamat membaca, dan semoga setiap cerita yang saya tulis bisa meninggalkan kesan di hati kalian.
Bergabung sejak 2026-08-04
Telah diikuti oleh 20 pengguna
Sudah memublikasikan 12 karya
Menulis lebih dari 682,240 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Rekomendasi