Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Basar berjalan tergesa, dalam kepalanya, ingin ia cepat-cepat sampai di rumah. Sesuatu telah ia putuskan dalam hati. Tekadnya sudah bulat. Tak ada lagi alasan untuk tidak melakukan apa yang mesti dilakukannya sekarang. Hari ini, baginya semua omong kosong itu mesti dituntaskan. Meski dengan cara paling tidak beradab sekalipun. Sebab orang-orang yang katanya beradap tak akan pernah kalah dalam perundingan atau dengan cara mengajaknya untuk bicara baik-baik. Sebab, Basar percaya mereka memang sudah sangat terlatih untuk itu, mereka telah mengolah lidah mereka sedemikian rupa, berkelok-kelok, ataupun meliuk-liuk seperti apa yang mereka inginkan. Jadi tak ada gunanya berbicara baik-baik pada mereka yang hanya berpura-pura baik seperti itu, apalagi jika orang itu orang berpendidikan dan bergelar pula. Begitulah bunyi keputusan Basar dalam hati kecilnya.
Sesampainya di rumah yang biasanya di sebut pondok itu Basar lalu mengambil parangnya, kemudian mengasahnya tajam-tajam. Dalam hatinya ia terus menggerutu.
"Dasar keparat, liat saja kau nanti. Datuk, datuk, datuk menggak bapakmu. Kau pikir aku peduli dengan gelarmu itu, heh. Gelar pantek yang hanya tinggal sisa itu boleh jadi masukkan saja ke dalam keranjang sampah," gumamnya jengkel.
Sesampainya di rumah yang biasanya di sebut pondok itu Basar lalu mengambil parangnya, kemudian mengasahnya tajam-tajam. Dalam hatinya ia terus menggerutu.
"Dasar keparat, liat saja kau nanti. Datuk, datuk, datuk menggak bapakmu. Kau pikir aku peduli dengan gelarmu itu, heh. Gelar pantek yang hanya tinggal sisa itu boleh jadi masukkan saja ke dalam keranjang sampah," gumamnya jengkel.
Tokoh Utama
Basar
Datuk Mulie
Datuk Besar
AngahJunui
AkuIlham
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
737
Tentang Penulis
Dino Rawan Putra
-
Bergabung sejak 2022-02-18
Telah diikuti oleh 49 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 5,774 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Nyanyi Sunyi Perimba Terakhir
Dino Rawan Putra
Novel
Nyata-nya cinta tumbuh karna terbiasa
Riki rinaldy
Novel
LENGKARA
Siti Syaidatun
Flash
Laki-Laki yang Pernah Melihat Air Mataku
Silvarani
Flash
Buta Nikmat
Ilestavan
Novel
Mellow Yellow Drama
Bentang Pustaka
Cerpen
Sepotong Ingatan
Renaldy wiratama
Skrip Film
abc
John Doe1
Skrip Film
NEAR (script)
Dheajeng Novida
Flash
Selamat Ulang Tahun
Yovinus
Flash
Membunuh Tanpa Senjata
Sulistiyo Suparno
Novel
Dunia Triasih
Malas Jalan
Novel
Tabut Tuhan di 98
Raz Aka Yagit
Flash
Surat dari Penjara
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Derita Pohon Api
Affad DaffaMage
Rekomendasi