Daftar isi
#1
Nun Mati
#2
Mim adalah Kepal
#3
Nun Benar-benar Mati
#4
Nun: Dunia Setelah Kematian
#5
Mim: Pertandingan Tanpa Akhir
#6
Terkutuk Setengah Bulan
#7
Titik dalam Nun
#8
Pembuka Tabir
#9
Tempat Nun Memancar
#10
Ikan Paus yang Menelan Nabi Yunus
#11
Nun Sukun
#12
Menjemput Kematian
#13
Meleburkan Hati
#14
Ada "Nun" dalam Nikma
#15
Sihir Nun dan Surat Kalengnya
#16
Nun dan Pengusir Jin
#17
Mim Keluar dari Kepompong
#18
Mim: Peternak Kambing dan Genderuw
#19
Tentara Kafir
#20
Mim dan Pertanda Burung Uncuing
#21
Mim: Warisan Soekardi
#22
Mim dan Pertempuran
#23
Mim Mati
#24
Mim: Cakcak Boda
#25
Antara Kambing, Gunung Syawal, dan Nun
#26
Mim dan Pemilik Kambing
#27
Misteri Kandang Kambing dan Mim
#28
Di antara Nun dan Mim
#29
Mim dan Firasatnya
#30
Lawan Bertopeng Kawan
#31
Nun Tidak Mau Gil
#32
Matahari Terbit
#33
Pengakuan
#34
Dalang Tertangkap
#35
Esa Hilang, Dua Terbilang
#36
Mendengungkan Hati Nun Mati
#37
Musuh adalah Rakya
#38
Mim dan Cinta Pertamanya
#39
Mim dan Tragedi Idul Adha
#40
Nun dan Sapta Marga
#41
Saja-Poelang!
#42
Nun Tak Akan Pernah Mati
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#38
Mim dan Cinta Pertamanya
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
atan jenisnyamencabut tanpa telapak tangan dan berjalan tanpa kakiMatanya lara menatap batu nisan yang tertancap di tanah merah yang basah Impiannya untuk hidup bersama sampai kepala beruban hanya tinggal angan yang tertiup oleh kematianLekukan wajah perempuan itu tidak berubah walaupun sudah tiga tahun Mim tidak melihatnya Kematian ini pula yang kembali membawa Mim kepada Iyumcinta pertamanya sekaligus istri dari pria yang kemarin ingin ditolong oleh Mim Lantas Mim ter
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp3.000
atau 3 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp115.000
atau 115 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 37
Musuh adalah Rakya
Chapter Selanjutnya
Chapter 39
Mim dan Tragedi Idul Adha
Sedang Dibicarakan
Novel
Hantu Kelapa Sawit
Kenon BB
Cerpen
Bronze
Anakku Pangeran Ular
Salim
Flash
Melukai Orang Lain adalah Seni Merusak Diri Sendiri
Tsalits Fz
Novel
RUSH ROMANCE
Herlan Herdiana
Novel
Bronze
Pagi ke Pagi
Dhayita M. Cintantya
Novel
Bronze
LONG DISTANCE
Farida Ilma
Novel
Surat Tanpa Tanda Titik
Ati Raah
Novel
Bunga Kertas
Aku Ria
Novel
Bronze
Hot Mess Perfect Relationship
Aida Hanabi
Novel
Bronze
Imam untuk Tante Vania
Rahmawati
Cerpen
Pura-Pura Lunas
Iena_Mansur
Novel
Bronze
Tentang Kisah Kita: Trilogi Novelette 3
Imajinasiku
Cerpen
Bronze
Kereta Gulana
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Hujan dan Payung Satu-satunya
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Naive
Art Fadilah
Flash
Bronze
Kamis Menangis
Arif Holy
Cerpen
Pengajian
Amelia Purnomo
Novel
Gold
They Call Me Psychopath
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Prometheus, Franz Kafka; penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Novel
Bronze
Melankoli
Mr.taaaa