Telah Selesai
7 Disukai
1.2k Dibaca

Meterai Terakhir

Favorit
QR Code
Bagikan
Blurb
Cerita bermula ketika seorang lelaki misterius datang ke sebuah kota kecil, yang pada saat itu penduduk kota sedang menikmati libura . Setelah mendapat tempat yang tepat, ia mulai berkisah tentang seorang tokoh yang bernama Badok.
Ada sebuah perkampungan pesisir yang percaya bahwa mereka adalah keturanan terakhir di bumi yang masih diberi karunia dan berkat untuk menjaga laut. Namun, perkampungan yang terkenal dengan ketenteraman itu akhirnya harus mengahadapi satu situasi baru: munculnya iblis-iblis dari tebing yang berada jauh di belakang perkampungan. Hal inilah yang kemudian membangkitkan kembali ingatan mereka, bahwa harus ada seorang nabi untuk menyelamatkan mereka.
Badok tampil sebagai seseorang yang merasa dirinya adalah utusan Tuhan. Ia pun memulai petualangan untuk menemukan wajah Tuhan. Dalam tualangan itu ia menemukan kejutan-kejutan seperti ular yang berbicara padanya tentang penglihatan masa depan, iblis-iblis yang menjelma menjadi sesosok lain untuk memengaruhinya. Iblis-iblis itu terus mengikuti lelaki itu dan selalu berusaha mencari cela agar bisa menguasainya, karena dengan menguasai Badok, artinya iblis menguasai dunia. Badok adalah laki-laki suci terakhir.
Namun, pertemuan-pertemuan dengan hal-hal yang tak terduga itu pada akhirnya mengarahkan Badok; ia mempertanyakan kausalitas antara transendental dan imanen. Ia mempertanyakan penyenggaraan Tuhan terhadap dirinya. Pada puncak dari pencariaan itu, muncul seorang perempuan jelmaan iblis. Badok seperti melihat Tuhan dalam mata perempuan itu. Oleh rayuan perempuan itu, akhirnya, Badok melakukan petulangan seks terliar dan kemudian melahirkan seorang anak. Kebahagiaan Badok bertambah dan ia berpikir bahwa Tuhan menjadi begitu dekat dengan kehidupannya.
Pada puncak kebahagiaannya, perempuan beserta anaknya menghilang tanpa jejak. Badok kemudian merasa bahwa hidupnya seperti dikhianati Tuhan. Kian hari hidupnya makin menjauh dan terus menjauh dari kemurahan Tuhan. Sebagai bentuk balas dendamnya, Badok lalu mengkhianati Tuhan.
Badok kemudian membentuk sebuah komunitas yang bertujuan menghasut agar orang-orang berpaling dari kemurahan Tuhan. Komunitas itu tumbuh subur hingga ia melntik penatua-penatua untuk membantunya. Salah satu komunitas kemudian memisahkan diri dan menempati wilayah timur, dan pada suatu masa, komunitas itu bangkit berperang melawan saudara mereka dari komunitas lain.
Di akhir kisah, sang pencerita yang menceritakan kehidupan Badok itu memandang orang-orang kota, yang tampak seperti biasa-biasa saja. Orang kota menganggap kisah yang dituturkan itu hanyalah omong kosong dari seorang pembual. Namun, begitu langit terbuka, dan dari arah langit yang terbuka itu sejulur lidah-lidah api menyentuh tubuh sang pencerita dan ia terangkat begitu saja menuju langit, orang-orang terpukau. Lalu, dari arah langit mereka mendengar sebuah suara penuh wibawa, "Tuhan tidak pernah bertanya apa agamamu."
Tokoh Utama
Badok Ajimolo iblis Abimala