Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Aku terbaring di sampingmu. Menatap atap dinding bersama, mencoba saling menguatkan. Kali ini bukan karena hujan, tetapi luka pada hati kita memang sudah menganga sangat lebar. Tangis bukan lagi sekadar kawan, kesepian seolah sudah menjadi takdir.
Aku sempat bertanya padamu, "setiap rasa yang terlarang, apakah memang tidak akan pernah mendapatkan kebahagian?"
"Setiap rasa yang terlarang, memiliki bahagia yang terkekang." Jawabanmu membuatku merasa cukup untuk mengistirahatkan hati dan jiwaku malam itu.
Aku sempat bertanya padamu, "setiap rasa yang terlarang, apakah memang tidak akan pernah mendapatkan kebahagian?"
"Setiap rasa yang terlarang, memiliki bahagia yang terkekang." Jawabanmu membuatku merasa cukup untuk mengistirahatkan hati dan jiwaku malam itu.
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Ratih Febriyanti
-
Bergabung sejak 2020-07-05
Telah diikuti oleh 0 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 0 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
MELLIFLLUOUS
Ratih Febriyanti
Skrip Film
Binar Bintang
Dewi Anjani
Novel
Istriku Dewi yang Cantik, si Ratu Poison
Sulton mubarok
Novel
NOTHING
I | N
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan
Yutanis
Flash
Sandikala
Trippleju
Flash
Orang Manakah Aku Sebetulnya?
Nuel Lubis
Cerpen
Hujan di bulan juni
Nurul Ainun
Novel
Nun Mati
Falcon Publishing
Novel
Masihkah Kau Mencintaiku?
Lunette
Komik
Salvation
Mery Shera
Flash
Luka yang Terpendam
Leni Juliany
Flash
DIVA YANG TERLUPAKAN
Reiga Sanskara
Flash
Kayu Bakar Simbok
Adjie P. Atmoko
Flash
Kerinduan Kucing Jalanan
Sulistiyo Suparno
Rekomendasi