Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Nama Al Habsyi adalah kehormatan. Tapi bagi Umar Al Habsyi, itu adalah luka yang terus menganga.
Sebagai anak dari Abdul Rahman Al Habsyi, dan cucu dari Abdullah Al Habsyi yang disegani hingga ke Arab, Umar seharusnya hidup dalam kebanggaan. Namun kenyataannya, ia tumbuh di tengah ketidakadilan, kasih sayang yang dipilih-pilih, perhatian yang tak pernah utuh, dan cerita pahit sang Ayah yang mempengaruhi hidupnya dan keluarganya.
Hari demi hari, Umar belajar bahwa rumah tidak selalu berarti tempat untuk pulang. Hingga akhirnya, pertengkaran besar memecah semuanya. . . dan Umar dipaksa dewasa sebelum waktunya.
Semua karena kepahitan sang ayah Abdul Rahman yang hidup keras dari kecil bahkan di tinggalkan keluarga sang kakek.
Ayahnya hidup di jalanan dan pasar yang keras, beliau menghadapi dunia tanpa perlindungan. Ayah jatuh, terluka, dan hampir menyerah. Tapi dari luka itulah, Ayahnya mulai bangkit.
Karena bagi Ayahnya tidak ada kata kasih dan sayang, itu hanya omong kosong milik mereka yang kaya.
Umar, luka terbesarnya bukan berasal dari dunia luar, melainkan dari rumah. . . tempat yang seharusnya mencintainya tanpa syarat.
Sebagai anak dari Abdul Rahman Al Habsyi, dan cucu dari Abdullah Al Habsyi yang disegani hingga ke Arab, Umar seharusnya hidup dalam kebanggaan. Namun kenyataannya, ia tumbuh di tengah ketidakadilan, kasih sayang yang dipilih-pilih, perhatian yang tak pernah utuh, dan cerita pahit sang Ayah yang mempengaruhi hidupnya dan keluarganya.
Hari demi hari, Umar belajar bahwa rumah tidak selalu berarti tempat untuk pulang. Hingga akhirnya, pertengkaran besar memecah semuanya. . . dan Umar dipaksa dewasa sebelum waktunya.
Semua karena kepahitan sang ayah Abdul Rahman yang hidup keras dari kecil bahkan di tinggalkan keluarga sang kakek.
Ayahnya hidup di jalanan dan pasar yang keras, beliau menghadapi dunia tanpa perlindungan. Ayah jatuh, terluka, dan hampir menyerah. Tapi dari luka itulah, Ayahnya mulai bangkit.
Karena bagi Ayahnya tidak ada kata kasih dan sayang, itu hanya omong kosong milik mereka yang kaya.
Umar, luka terbesarnya bukan berasal dari dunia luar, melainkan dari rumah. . . tempat yang seharusnya mencintainya tanpa syarat.
Tokoh Utama
Umar Al Habsyi
Lestari
Abdul Rahman Al Habsyi
Ummi Fatimah
#1
"Di Bawah Nama Besar Keluarga Al-Habsyi"
#2
Semua Bermula dari Luka Abbah
#3
Luka Lama yang Menyimpan Dendam
#4
Keturunan Arab tidak Selalu Tau Agama.
#5
Luka yang Abbah Sembunyikan
#6
Jantung yang hampir berhenti
#7
Ketika Ibu Tak Lagi Didengar
#8
Cinta yang Mengundang Amarah
#9
Keluarga Kecil Tak Sempurna, Keluarga Besar Berantakan
#10
Umar, Anak yang Tersingkirkan.
#11
Pilih Kasih
#12
Ujian yang Tak Pernah Usai.
#13
Waktu yang Hilang Karena Uang
#14
Perpisahan yang Kejam.
#15
Perempuan yang Datang Setelah Banyak Kehilangan
#16
Menuju Pelaminan Setelah Banyak Kehancuran
#17
Menjemput Takdir di Desa
#18
Anak Ku Sayang, Anak Ku Malang.
#19
Rumah Tangga yang Hancur
#20
Pengorbanan.
#21
Jatuh Cinta Lagi.
#22
Apa Dia yang Terakhir?
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
27
Dibaca
446
Tentang Penulis
Nengshuwartii
Saat kecil pernah memiliki impian bisa menulis
Saat pertama kali membaca sebuah buku
Langsung tertarik, dan berfikir
Menulis sangat menyenangkan
Karya kita bisa di baca oleh banyak orang
Banyak kata dan tulisan yang menggugah rasa
Banyak coretan yang membuat air mata berlinang
Saat masih kecil begitu suka membaca buku
Tapi setelah dewasa menyadari
Bahwa kerja lebih utama
Mendapatkan gaji harus di lakukan terlebih dahulu
Demi kebutuhan hidup, dan membantu orang tua
Sekarang
Walau pendidikan tak mumpuni
Kemampuan tak tinggi
Allah mengizinkan saya menulis
Walau sudah tak muda lagi
Walau masih tertatih
Masih harus banyak belajar
Masih harus terus mengoreksi
Walau prosesnya tak biasa
Membuat saya bersyukur
Ini Rezeki
Allah memberikan izin saya
Mewujudkan Impian kecil saya untuk menulis
Adalah sebuah karunia dan rezeki
Yang tak di sangka sangka
Semoga dari Tulisan kecil ini
Banyak hati yang akan mengerti
Bahwa
Gak papa telat
Asal tetap mencoba meraih cita-cita
Raih dengan yakin
Lakukan dengan sungguh sungguh
Karena tugas kita hanya Ikhtiar
Hasil akhir adalah milik Allah
Saat pertama kali membaca sebuah buku
Langsung tertarik, dan berfikir
Menulis sangat menyenangkan
Karya kita bisa di baca oleh banyak orang
Banyak kata dan tulisan yang menggugah rasa
Banyak coretan yang membuat air mata berlinang
Saat masih kecil begitu suka membaca buku
Tapi setelah dewasa menyadari
Bahwa kerja lebih utama
Mendapatkan gaji harus di lakukan terlebih dahulu
Demi kebutuhan hidup, dan membantu orang tua
Sekarang
Walau pendidikan tak mumpuni
Kemampuan tak tinggi
Allah mengizinkan saya menulis
Walau sudah tak muda lagi
Walau masih tertatih
Masih harus banyak belajar
Masih harus terus mengoreksi
Walau prosesnya tak biasa
Membuat saya bersyukur
Ini Rezeki
Allah memberikan izin saya
Mewujudkan Impian kecil saya untuk menulis
Adalah sebuah karunia dan rezeki
Yang tak di sangka sangka
Semoga dari Tulisan kecil ini
Banyak hati yang akan mengerti
Bahwa
Gak papa telat
Asal tetap mencoba meraih cita-cita
Raih dengan yakin
Lakukan dengan sungguh sungguh
Karena tugas kita hanya Ikhtiar
Hasil akhir adalah milik Allah
Bergabung sejak 2024-12-14
Telah diikuti oleh 261 pengguna
Sudah memublikasikan 13 karya
Menulis lebih dari 149,880 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Klien Ketiga
Sidik Nugroho
Novel
Luka dari Rumah Sendiri
Nengshuwartii
Skrip Film
Mulyono Mimpi Naik Haji
Suci Sekarwati
Skrip Film
SEWINDU SEMUSIM
Herman Trisuhandi
Skrip Film
Rawon Rowena
revin palung
Flash
Aku Mencintaiku
SITI NUR AISYAH
Flash
Terjebak Hujan
Majestic Journey
Novel
ALDI TAHER SEMBUH KANKER
alditaher
Novel
Small Fry
Mizan Publishing
Novel
Harta, Tahta, Onty Desya
Tiara Elsabila
Novel
Tak Semestinya Cinta
Mega Mahliani
Cerpen
Kesuksesan Anak Pertama
cia
Cerpen
Daun Jati
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Life After Break Up
ruang.amy.gdala
Komik
HEART SHAPED METAL
Sakha satria nugraha
Rekomendasi
Novel
Luka dari Rumah Sendiri
Nengshuwartii
Novel
Bronze
Dear Honey
Nengshuwartii
Novel
JINNI AND JUNO
Nengshuwartii
Novel
Bronze
DARK AND LIGHT Coalescare
Nengshuwartii
Novel
Bronze
PANGGIL SAJA AKU BUNGA
Nengshuwartii
Novel
Bronze
ISTIQOMAH
Nengshuwartii
Novel
Bronze
SELODOR
Nengshuwartii
Novel
Bronze
DARK AND LIGHT IN THE PERFECTION
Nengshuwartii
Novel
Bronze
DARK AND LIGHT
Nengshuwartii
Novel
Bronze
MATAHARI YANG TAK TERBIT LAGI
Nengshuwartii
Novel
Bronze
SURAT RINDU UNTUK PUTRAKU
Nengshuwartii
Novel
Bronze
7 HARI PERNIKAHAN
Nengshuwartii