Novel
Genre → Romantis
Kurma
Mulai membaca
Telah selesai
Gratis untuk dibaca
Blurb
Bunyi kunci lokerku terbuka. Tanganku meraba-raba untuk mengambil kitab yang akan dikaji sore ini. Tanganku kemudian menabrak sebungkus kurma yang berada di dalam loker. Niatanku teralih untuk memakan buah itu sebutir saja. Aku akan mengambil sebutir buah yang dulu sangat kubenci, namun saat ini sangat aku sukai.
Mulutku menganga dan tanganku sudah bergerak dengan menjumput sebutir kurma. Tiba-tiba, tanganku berhenti. Mataku kini menatap buah itu lamat-lamat. Aku sedang teringat seseorang yang akhir-akhir ini selalu ada dalam perasaan, pikiran, dan anganku. Aku merasa kalau sekarang aku sedang jatuh cinta. Entah sejak kapan rasa ini tiba-tiba ada. Mungkin saja sejak saat itu. Saat aku melihatnya untuk pertama kali. Saat aku terkejut mengetahui namanya yang begitu unik sekaligus indah. Aku tidak hanya jatuh cinta pada pandangan pertama, namun juga jatuh cinta dengan namanya. Dia adalah tetangga depan rumah. Namanya sangat indah dan tidak biasa. Namanya Kurma. Aku sempat tak percaya kalau ada seorang gadis yang bernama Kurma. Tapi, namanya memang benar-benar Kurma. Dia manis sekali. Saking manisnya, buah yang memiliki rasa manis menggigit ini menjadi tawar karena kalah manis dengan wajahnya.
Tokoh Utama
Aku
Kurma
Latif
Gus Zubair
Umi
Buyah
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
yesnosalto
Romantisisme klasik dunia pesantren melalui kisah tokoh Ghoza, seorang santri yang harus berhadapan dengan ayat kehidupan bernama cinta. Jatuh cinta kepada Kurma menjadi semacam paradoks spiritual, ketika hati bergerak ke arah seseorang sementara adab mengajarkan agar langkah tetap berada dalam batas-batas yang diridai. Kurma, yang pada mulanya hanyalah nama sebuah buah, mengalami metamorfosis semantis menjadi identitas seorang gadis yang manis, lembut, dan menyimpan daya tarik puitik. Di tangan pengarang, nama Kurma menjadi metafora sekaligus simbol, seolah kemanisan buah menemukan bentuk manusianya dalam sosok seorang santriwati. Kekuatan novel ini terletak pada tegangan antara syahwat rasa dan disiplin adab, antara gejolak qalbu dan ketundukan kepada aturan pesantren.
Disukai
20
Dibaca
12.4k
Tentang Penulis
Faiz el Faza
-
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 199 pengguna
Sudah memublikasikan 8 karya
Menulis lebih dari 274,817 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Rekomendasi