Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
KETULUSAN YANG TAK BERPINTU
Aira Maharani telah melewati banyak badai dalam hidupnya. Setelah gagal mempertahankan rumah tangga dan harus membesarkan kedua putranya seorang diri, ia berjuang membangun masa depan hingga menjadi seorang pemimpin perusahaan pendidikan yang disegani. Namun, kesuksesan tidak serta-merta menghapus luka yang ditinggalkan masa lalu.
Ketika Aira menikah dengan Wirawan Santoso, seorang pria yang memberinya ketenangan dan penghargaan yang selama ini ia rindukan, ia berharap menemukan pelabuhan baru bagi hatinya. Namun harapan itu kembali diuji. Anak-anak kandung Wirawan menaruh curiga, menolak kehadirannya, dan menganggapnya sebagai ancaman bagi keluarga serta warisan yang kelak ditinggalkan.
Di tengah fitnah, prasangka, dan perlakuan yang tidak adil, Aira tetap memilih jalan yang sama: mencintai dengan tulus, merawat tanpa pamrih, dan memberi tanpa meminta balasan.
Saat sebuah wasiat mengungkap kebenaran yang selama ini tersembunyi, semua orang dihadapkan pada pertanyaan yang sama: siapakah sebenarnya yang paling layak disebut keluarga?
Ketulusan yang Tak Berpintu adalah kisah yang menghangatkan hati tentang cinta, pengorbanan, kesabaran, dan kekuatan seorang perempuan yang membuktikan bahwa ketulusan sejati tidak membutuhkan pengakuan untuk menjadi berarti.
Aira Maharani telah melewati banyak badai dalam hidupnya. Setelah gagal mempertahankan rumah tangga dan harus membesarkan kedua putranya seorang diri, ia berjuang membangun masa depan hingga menjadi seorang pemimpin perusahaan pendidikan yang disegani. Namun, kesuksesan tidak serta-merta menghapus luka yang ditinggalkan masa lalu.
Ketika Aira menikah dengan Wirawan Santoso, seorang pria yang memberinya ketenangan dan penghargaan yang selama ini ia rindukan, ia berharap menemukan pelabuhan baru bagi hatinya. Namun harapan itu kembali diuji. Anak-anak kandung Wirawan menaruh curiga, menolak kehadirannya, dan menganggapnya sebagai ancaman bagi keluarga serta warisan yang kelak ditinggalkan.
Di tengah fitnah, prasangka, dan perlakuan yang tidak adil, Aira tetap memilih jalan yang sama: mencintai dengan tulus, merawat tanpa pamrih, dan memberi tanpa meminta balasan.
Saat sebuah wasiat mengungkap kebenaran yang selama ini tersembunyi, semua orang dihadapkan pada pertanyaan yang sama: siapakah sebenarnya yang paling layak disebut keluarga?
Ketulusan yang Tak Berpintu adalah kisah yang menghangatkan hati tentang cinta, pengorbanan, kesabaran, dan kekuatan seorang perempuan yang membuktikan bahwa ketulusan sejati tidak membutuhkan pengakuan untuk menjadi berarti.
Tokoh Utama
Aira Maharani
#1
Perempuan yang Berdiri di Atas Badaihapter tanpa judul #1
#2
Bab 2: Lembaran Baru yang Sunyi
#3
Bab 3: Sabotase Kebahagiaan
#4
BAB 4 Ketika Ketulusan Diuji oleh Keserakahan
#5
BAB 5 Rumah yang Tak Pernah Menjadi Rumah
#6
BAB 6 Retaknya Tubuh, Kuatnya Jiwa
#7
BAB 7 Ketika Waktu Meminta Perpisahan
#8
BAB 8 Air Mata di Ujung Senja
#9
BAB 9 Ketulusan yang Membuka Pintu
#10
BAB 10 Warisan yang Sesungguhnya
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
7
Dibaca
422
Tentang Penulis
Siti Yulaeha
-
Bergabung sejak 2026-06-16
Telah diikuti oleh 6 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 7,324 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
RANJANG GAIB : RITUAL KOLOGONDO
DW AMOUR
Novel
Ketulusan yang Tak Berpintu
Siti Yulaeha
Novel
Kala Wengi
Andita Rizkyna N
Novel
Tan Hua Di Kolam Darah
LaVerna
Novel
Sepupu favorit ku
Minji
Novel
JAIL AND E
Kukuh Ageng Pribowo
Novel
ISYARAT YANG TERJAWAB
Rizal Azmi
Novel
Bukan Calon Kakak Ipar
bainara
Novel
Menyaksikan 30 Tahun Pemerintahan Otoriter Soeharto
Mizan Publishing
Novel
Malaikat Pelacur
Yehuda Oessoe
Novel
Saat-Saat Terakhir Bersama Soeharto
Bentang Pustaka
Flash
Intuneric
Lili
Novel
Takdir william dari kehilangan ke pelukan Baru
Budi Muhammad Nurrakhmanto
Novel
Lost In Escape
RD Sinta
Novel
KARANGJATI: Bayang-Bayang Kolonial
Catur Nugroho
Rekomendasi