Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Setelah drama politik yang bikin deg-degan dan perjalanan memimpin bangsa yang penuh tantangan, Nisa Farha dan Reza Satria akhirnya memilih langkah yang jauh lebih "gila" tapi juga lebih mulia—jadi Pasangan Dokter Cinta Dunia. Dari ruang-ruang rapat Istana yang penuh intrik, mereka lompat ke panggung global demi satu misi: membebaskan manusia dari cinta yang dipaksakan, pernikahan yang bikin hampa, dan hubungan yang lebih banyak bikin luka daripada bahagia.
Mereka nggak cuma omong doang. Nisa dan Reza turun langsung, ngobrol sama korban pernikahan anak, pasangan yang udah mati rasa, bahkan remaja yang bingung sama ekspektasi cinta zaman now. Mereka bawa tiga senjata utama: Merdeka Raga (bebas dari kekerasan dan tubuh yang dihargai), Merdeka Jiwa (healing dari trauma dan bisa cinta diri dulu), dan Merdeka Ilmu (pengetahuan cinta dan seksualitas yang sehat, bukan mitos horor ala film lama).
Tapi perjuangan ini jelas nggak gampang. Mereka harus ngadepin tradisi yang keras kepala, hukum yang cuek, dan cara pandang cinta yang udah usang. Tapi Nisa dan Reza percaya: cinta sejati itu harusnya memerdekakan, bukan mengekang. Dan dari percikan kecil yang mereka nyalakan, lahirlah gelombang perubahan yang makin besar.
Kamu siap ikutan gerakan cinta paling waras, paling merdeka, dan paling menyembuhkan ini?
Mereka nggak cuma omong doang. Nisa dan Reza turun langsung, ngobrol sama korban pernikahan anak, pasangan yang udah mati rasa, bahkan remaja yang bingung sama ekspektasi cinta zaman now. Mereka bawa tiga senjata utama: Merdeka Raga (bebas dari kekerasan dan tubuh yang dihargai), Merdeka Jiwa (healing dari trauma dan bisa cinta diri dulu), dan Merdeka Ilmu (pengetahuan cinta dan seksualitas yang sehat, bukan mitos horor ala film lama).
Tapi perjuangan ini jelas nggak gampang. Mereka harus ngadepin tradisi yang keras kepala, hukum yang cuek, dan cara pandang cinta yang udah usang. Tapi Nisa dan Reza percaya: cinta sejati itu harusnya memerdekakan, bukan mengekang. Dan dari percikan kecil yang mereka nyalakan, lahirlah gelombang perubahan yang makin besar.
Kamu siap ikutan gerakan cinta paling waras, paling merdeka, dan paling menyembuhkan ini?
Tokoh Utama
Nisa
Reza
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
10
Dibaca
1.9k
Tentang Penulis
Shabrina Farha Nisa
-
Bergabung sejak 2020-11-23
Telah diikuti oleh 94 pengguna
Sudah memublikasikan 59 karya
Menulis lebih dari 473,086 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
[BOY] FRIEND?
Hartini
Novel
Dokter Cinta Dunia
Shabrina Farha Nisa
Novel
Bunga, Air, dan Awan
Azima F. Nawa
Novel
Serpihan Hati
Qarina R Jussap
Novel
Satu dan Terakhir, Kisah Cinta Bersama Sang CEO
silvi budiyanti
Novel
AMERTA
Nisya Nur Anisya
Skrip Film
Fokus CPNS
orenjii
Novel
MARRIED TO A REDFLAG MAN
safrinahusnaaulia
Novel
Sebuah Hasrat Untuk Melupakan
Imam Darmawan
Novel
The Partner Next Door
Tia Givanka
Novel
Bucin
Sergio Purba
Cerpen
C for Cinta, T for Toxic
Delly Purnama Sari
Novel
Teras Terjauh
Arisyifa Siregar
Komik
CRESCENT
namira
Novel
SEMUA AKU DIRAYAKAN
Ivara
Rekomendasi
Novel
Dokter Cinta Dunia
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
JIKA BOTOL BISA BERPENDAPAT...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
JIKA RUMAH BISA NGOMONG....
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Ketika Cita-citamu Datang Menyelamatkanmu..
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Jika Jantungmu Bisa Curhat...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Jika Mantanmu Curhat...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Sayuran Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Seblak Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Jika Pepaya Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
JIKA MOTOR BISA NGOMONG..
Shabrina Farha Nisa
Novel
The Corrs Lost in Indonesia!
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Rambutmu Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Kalau Hati Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Novel
Kota Algoritma
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Ketika Asmaramu Meredup...
Shabrina Farha Nisa