Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Hansini
Bukan hujan yang selama ini berdelusi, tapi aku. Aku yang selalu menganggap bahwa delusi terus saja menghujani bagan terpenting dalam tumpukan puisi-puisi itu di bawah laci. Sampai gemeretak degup pada arloji yang tak pernah tua itu mati, aku hanya ingin berdiri diantara hujan dan puisi, atau membiarkan delusi menyempalkan warna warni ingatan, membuat tenggorokanku tersedak oleh rindu yang masih kurapal dalam diam.
Muskaan
Apa yang harus aku lakukan pada Hansini? Juga pada hujan dan puisi yang memenuhi latar percakapan telefon yang tiap-tiap aku menyodorkan diri selalu menjadi bom waktu yang akan memusnahkan aku pada perputaran galaksi yang tak lagi seromantis malam-malam dulu.
Laiba
Andai kau tahu Muskaan, bahwa aku telah lama menyimpanmu di suatu tempat yang jauh dari jangkauan orang-orang pun waktu yang sesekali mengintip masa depan. Pernahkah kau melihatku sekali saja? Atau katakanlah kau tak pernah menyadarinya. Aku mohon, berhentilah mencari tahu tentang gadis itu. Putuskanlah sambungan telefon itu dan biarkan aku yang menyelesaikan kasusmu. Setelah semuanya selesai, mari hiduplah berdua denganku, tanpa hujan dan puisi. Hanya ada kita, yang nyata dan telah usai memerangi malam yang mencumbu di akhiri peluh di ujung subuh.
Bukan hujan yang selama ini berdelusi, tapi aku. Aku yang selalu menganggap bahwa delusi terus saja menghujani bagan terpenting dalam tumpukan puisi-puisi itu di bawah laci. Sampai gemeretak degup pada arloji yang tak pernah tua itu mati, aku hanya ingin berdiri diantara hujan dan puisi, atau membiarkan delusi menyempalkan warna warni ingatan, membuat tenggorokanku tersedak oleh rindu yang masih kurapal dalam diam.
Muskaan
Apa yang harus aku lakukan pada Hansini? Juga pada hujan dan puisi yang memenuhi latar percakapan telefon yang tiap-tiap aku menyodorkan diri selalu menjadi bom waktu yang akan memusnahkan aku pada perputaran galaksi yang tak lagi seromantis malam-malam dulu.
Laiba
Andai kau tahu Muskaan, bahwa aku telah lama menyimpanmu di suatu tempat yang jauh dari jangkauan orang-orang pun waktu yang sesekali mengintip masa depan. Pernahkah kau melihatku sekali saja? Atau katakanlah kau tak pernah menyadarinya. Aku mohon, berhentilah mencari tahu tentang gadis itu. Putuskanlah sambungan telefon itu dan biarkan aku yang menyelesaikan kasusmu. Setelah semuanya selesai, mari hiduplah berdua denganku, tanpa hujan dan puisi. Hanya ada kita, yang nyata dan telah usai memerangi malam yang mencumbu di akhiri peluh di ujung subuh.
Tokoh Utama
Muskaan
Hansini
Laiba
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
704
Tentang Penulis
Kharisma A.
Jangan berusaha menemukanku di tempat yang lain, cari saja aku di dalam alinea-alinea itu, barangkali kau akan menemukan siapa aku. Kau bebas menggambarkan aku sesuka hatimu, sebab aku tak punya kuasa atas pikiran-pikiranmu. Merapal lah! Karena aku adalah hanya bersikap seperti apa yang kau bayangkan tentangku. Temukan dan tempatkanlah aku di sudut-sudut hatimu. Sisakan ruang diantara hitam dan putih di ujung-ujung senja yang esok-esok mungkin telah membatu.
Karya : Menjemput Kenangan Gadis di Bibir Senja (Sebuah Antologi Puisi)
Karya : Menjemput Kenangan Gadis di Bibir Senja (Sebuah Antologi Puisi)
Bergabung sejak 2020-06-14
Telah diikuti oleh 163 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 1,687 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
DELUSI
Kharisma A.
Novel
Runtuhnya Pesona Dewa Yunani
Lail Arrubiya
Novel
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Novel
Panacea
Story Syndrome
Novel
Azula
NuBy
Novel
Olivia vs Everybody
Nabiel Yafi'e
Flash
Surat Untuk Tuan Mura
Dhea FB
Novel
Warnet Cincai
Nuel Lubis
Cerpen
SELEPAS
Inggita Hardaningtyas
Cerpen
SISA CINTA DITELAN FAJAR
IGN Indra
Novel
Selamat Pagi, Alen
Kavi M N
Novel
TAMBATAN HATI
Najma Gita
Cerpen
Pacarku Preman
Sulistiyo Suparno
Novel
Cinta tak bertuan
Dernita franicarde
Novel
Arishta
Tamara Lutfiana Putri
Rekomendasi