Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Senjanya yang biasa jadi jauh dari tenang. Mot duduk di atas tembok penuh retak dengan segelas kopi panas di tangan. Sejujurnya, ia tidak tidak punya rencana setelah ini. Tapi mustahil ia mengunci perempuan itu di kamar selamanya.
Disedotnya rokoknya dalam-dalam lalu mendesis bersamaan dengan asap yang menguar dari sela bibir. Telinganya berusaha mengabaikan suara teriakan dan lolongan putus asa yang masih terdengar. Tidak ada yang lebih menjengkelkan dari seseorang yang tidak bisa diam.
Ia menjentikkan abu rokok ke tanah lalu menyesap kembali kopinya.
Disedotnya rokoknya dalam-dalam lalu mendesis bersamaan dengan asap yang menguar dari sela bibir. Telinganya berusaha mengabaikan suara teriakan dan lolongan putus asa yang masih terdengar. Tidak ada yang lebih menjengkelkan dari seseorang yang tidak bisa diam.
Ia menjentikkan abu rokok ke tanah lalu menyesap kembali kopinya.
Tokoh Utama
Mot
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
212
Tentang Penulis
Sekarmelati
I read and write.
Bergabung sejak 2021-09-05
Telah diikuti oleh 128 pengguna
Sudah memublikasikan 5 karya
Menulis lebih dari 90,437 kata pada novel
Rekomendasi dari Thriller
Novel
9 Nyawa
Sekarmelati
Novel
Semestinya Pulang Meredam Kecemasan
Aksan Taqwin Embe
Novel
Mistery Ketua Klub Renang
Moycha Zia
Flash
Bad Innocent Girl
Sathya Vahini
Novel
Am I a Monster?
sintia indrawati
Novel
Mencari Kucing Dio
Nur Afriyanti
Novel
Hilang di Suatu Pagi
Hasdevi A. Dradjat
Novel
Catatan Balas Dendam
Dimas Adiputra
Novel
One Scary Night
Herman Siem
Novel
2000 In Memoriam
Nuel Lubis
Komik
The Murderer
revin palung
Novel
Sri
Trajourney
Flash
A Girl and Boys
Ariq Ramadhan Nugraha
Flash
Temuan, ambil atau tinggalkan?
Rizal Syaiful Hidayat
Novel
The Last Blow
Amirullah Bandu
Rekomendasi