Novel
Genre → Thriller
2000 In Memoriam
Oleh Nuel Lubis
Mulai membaca
Berlangsung
Gratis untuk dibaca
Blurb
"Kali ini aku bukan seorang murid SD lagi. Sudah tidak menggunakan celana berwarna merah lagi. Celananya biru, dong. Keren!"


*****


Begitulah kesan yang kali pertama dirasakan oleh Noel Irawan Nasution di hari pertama dirinya menjadi murid sekolah menengah pertama di sebuah sekolah swasta yang tak jauh dari rumahnya. Sejak kelas 4 SD, ia memang sudah berhasrat untuk segera lulus SD dan menjadi murid SMP.


Rasanya seperti apa menjadi seorang murid SMP? Mengapa terasa beda sekali saat beberapa bulan ia masih menjadi murid SD?


Hmmm... sepertinya hari-hari Noel menjadi murid SMP tidak seindah apa yang berada di dalam kepalanya. Yang terutama Noel harus ingat adalah bahwa dunia SD cukup jauh berbeda dengan dunia SMP.


Ah, mana sebagian teman-teman SD-nya sudah pindah sekolah. Willy ke Kalimantan. Sodo memilih untuk masuk ke pesantren.


Sungguh kenangan remaja yang tak terlupakan! 
#1
Mereka Begitu Cepat Membaur
#2
Insiden Kecil saat MOS
#3
Ternyata Roni Penggemar Harry Potter
#4
Dia yang Dulu Tinggal Kelas
#5
Adakah Guru Seperti Ini?
#6
Setelah Seminggu menjadi Murid SMP
#7
Yang Katanya, Ikut Lomba Memasak
#8
Semenarik ini Pertandingan Olahraga
#9
Upacara 17 sebagai Murid SMP
#10
Gonjang-ganjing Telenovela
#11
Angka-angka yang Menyebalkan
#12
Ada Pergantian Jadwal
#13
Aku Pe-Ak!
#14
Ulangan Harian Fisika
#15
Ulangan Fisika Dapat 85
#16
Ternyata Sesama Penggemar Dragon Ball
#17
Engkoh-engkoh Cina itu Bernama Sandi
#18
Guru Geografi Baru
#19
Buku Catatan Kasus
#20
Saat Prakarya Fisika Dikumpulkan
#21
Noel Naksir Melati
#22
Pembagian Rapor Caturwulan
#23
Liburan Caturwulan yang Pertama
#24
Saatnya Pembalasan!
#25
Libur Ramadhan Pertama sebagai Murid SMP
#26
Petasan, oh, Petasan
#27
Persiapan Ujian Akhir Semester
#28
UAS & Meleyot
#29
Les Terakhir bersama Pak Gomal
#30
Ternyata Pembagian Rapor Masih Lama
#31
Papa yang Tak Biasanya
#32
Antara Ucapan Sepupu dan Buku Paket Bahasa Indonesia
#33
Demam Piala Dunia Mulai Terasa
#34
Besok Imlek, dan Libur!
#35
Coklat untuk Patricia
#36
Demam AADC
#37
Bukan Melati yang Aku Taksir
#38
Jadwal Aku dalam Seminggu
#39
Sebatang Coklat untuk Bertiga
#40
Ilmu Pengetahuan di Luar Sekolah
#41
Tontonan WWF yang Pertama
#42
Mari Belajar Bahasa Indonesia
#43
Dipuji saat Mapel Fisika
#44
Apa Tulisan Tanganku Seburuk Itu?
#45
Belajar Menulis Indah
#46
Yang Kusuka dari Bahasa Indonesia
#47
Benci Mata Pelajaran Olahraga
#48
Hampir Setahun Menjadi Murid SMP
#49
Mbak Roh yang Membuatku Tercengang
#50
Murid SMP yang Selalu Meleyot
#51
Surat untuk Sahabat
#52
Dituduh Menggunakan Narkoba
#53
Grace, Keponakan Dokter Laurent
#54
Lamunan sebelum Tidur
#55
Mimpi Menjadi Penulis
#56
Monyet itu Binatang yang Tidak Setia
#57
Drama Rapor Hilang
#58
Mempertanyakan Kabar tentang Alvin
#59
Antara Piala Dunia dan Drama Korea
#60
Sebentar Lagi Pembagian Rapor
#61
Rapor Aku Akhirnya Ditemukan
#62
1 Juli 2002, Mulai Liburan Sekolah
#63
Ternyata Sekolah Siang
#64
Bye, Bye, Bahasa Sunda!
#65
Kelas Pertama Mapel Bahasa Mandarin
#66
Belajar Matematika di kala Terik
#67
Perayaan 17-an di kala Terik
#68
Milka yang Berani
#69
Ingat Terus Hari Ini
#70
Pertandingan Basket antar SMP
#71
Melampaui Satu Dekade
#72
Langsung Disambuylt Ulangan Matematika
#73
Malah Membicarakan Meteor Garden
#74
Mapel Olahraga di Sore Hari
#75
Pelajaran dari Lagu-lagu Meteor Garden
#76
Nostalgia di dalam Bus Umum
#77
Sebuah PING dari Teman SMP
#78
Teringat Gadis di Masa Lampau
#79
Sebuah SMS dari Masa Lalu
#80
Gagal Lagi Tembus PTN
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
1
Dibaca
2.1k
Tentang Penulis
Nuel Lubis
Kalau pengin mengenal aku, main ke www.immanuel-notes.com saja. Atau, intip Instagram @nuellubis yuk.

Untuk korespondensi:
immanuel lubis@gmail.com
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 484 pengguna
Sudah memublikasikan 197 karya
Menulis lebih dari 882,199 kata pada novel
Rekomendasi dari Thriller
Rekomendasi