Flash Fiction
Disukai
0
Dilihat
21
Fatherless
Drama
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Fatherless 

Aku dipanggil oleh ketua. Beliau menggeleng kepala. Tidak habis pikir, bagaimana bisa aku mengulang kesalahan yang sama. Bukan pertama, kedua atau ketiga.Ini sudah kelima kalinya.

"Bukankah sudah mengabdi di perusahaan cukup lama?

"Kenapa sangat sulit berkomunikasi dengan rekan kerja?"

Memang benar laporanku tanpa cela. Tapi boss minta penjelasan terperinci dari pembuatnya dan krew lain sudah pernah presentasi di depan pemimpin utama. Sekarang waktu telah tiba. Aku terus meminta maaf dan mengatakan tidak bisa. Atasan bertanya setidaknya beritahu alasannya apa? tak mampu berkata-kata. Kepala HRD marah melihat ponsel terus menyala. Beliau mengangkat telfon lalu terdengar suara

"Kamu kemana aja? Bapak perlu uang secepatnya. Ingat jangan bicara sama orang lain. Mereka ga bisa dipercaya. Kamu kan lulusan universitas ternama dengan IP terbaik pula kalau perusahaan memaksa pindah saja. Ingat cuma bapak yang menyayangimu apa adanya." 

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)