Hujan baru benar-benar tumpah saat aku melangkah masuk ke halaman rumah sepulang kerja.
Memang sejak siang cuaca sudah mendung pekat; aku sempat khawatir akan kehujanan di jalan, tapi syukurlah, aku tiba tepat sebelum langit menumpahkan isinya.
Segera aku mandi dan berganti baju hangat. Langkahku kemudian berlanjut ke dapur untuk menyeduh teh panas dan memasak seporsi mi instan.
Semuanya kubawa ke kamar, lalu aku duduk santai di balkon. Kuteguk teh hangat itu perlahan, lalu menyantap mi yang masih mengepul. Begitu makanan itu melewati tenggorokan… ah, nikmat mana lagi yang kau dustakan?
Aku menikmatinya sambil memandang hujan deras yang jatuh ke bumi. Setelah semuanya tandas, aku kembali ke dapur untuk mencuci peralatan makan, lalu kembali duduk melamun di balkon.
Di sana, aku bergumam sendiri, menumpahkan segala keluh kesah yang mengganjal di hati. Sampai akhirnya, aku celetuk asal, "Hah, aku mau makan pizza langsung ke Italia!"
GELEGARRRR!
GELEGARRRR!
Tiba-tiba guntur menyambar dengan sangat keras. Aku terkesiap. Seketika aku teringat ucapan orang-orang: konon jika kita mengucapkan keinginan lalu disambut suara guntur, maka permintaan itu akan terkabul.
"Apa benar?" pikirku sangsi. Tapi ini kan sedang hujan deras, wajar saja kalau ada guntur.
Tanpa terlalu memikirkannya, aku beralih memainkan ponsel. Namun, saat sedang asyik scrolling, mataku terpaku pada sebuah pamflet digital: ada giveaway liburan ke Italia. Aku tersentak, ingatanku langsung kembali pada suara guntur tadi.
Apa aku coba saja, ya? Siapa tahu kali ini keberuntungan memang sedang berpihak padaku. Tapi apa benar begitu? Masalahnya, itu kan cuma mitos, dan aku biasanya tidak pernah beruntung dalam urusan begini. Bagaimana kalau ini cuma penipuan?
Ah, tapi masa bodohlah. Ikuti saja, siapa tahu benar-benar beruntung kali ini. Kan lumayan, hehe.