Flash Fiction
Bronze
Disukai
0
Dilihat
1,685
Apel Hijau untuk Ketum
Aksi

“Kita tidak bisa membela seorang yang salah, hanya karena beliau adalah Ketum kita.”

Kalimat itu jatuh di meja rapat seperti bunyi koin di lantai marmer, agak berbisik, tetapi terdengar jelas di ruang yang terlalu sunyi. Lampu-...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Rekomendasi