Flash Fiction
Disukai
0
Dilihat
385
Manusia Super
Aksi

KETIKA monster badak datang memporak-porandakan kota pada sore berkabut itu, Pom tengah menikmati secangkir kopi di kedai langganan. 

Begitu melihat orang-orang lari berhamburan untuk mencari tempat yang aman, dengan refleks Pom pun mencari tempat persembunyian. Dan ia menemukan sebuah kabinet kosong di bagian dapur. Sementara, jam tangannya tak henti-hentinya mengeluarkan suara aneh, entah kenapa. 

Namun, saat ia mencoba mematikan bunyi sialan itu, seseorang datang membuka pintu kabinet dan berkata, "Pom, kenapa kamu ngumpet di sini?!" 

"Emangnya kenapa?" tanya Pom heran. 

"Emangnya kenapa???" Seseorang tersebut mengulang pertanyaan Pom dengan nada heran dan kerutan di dahi yang tak bisa disembunyikan.

"Ya, emang kenapa kalau aku sembunyi? Apa kau ingin aku mati konyol diinjak-injak monster itu?"

"Astaga, Pom!"

"Kenapa?!"

"Pom, jangan bilang kau lupa kalau kau adalah manusia super!" 

Menyengir, Pom merangkak keluar dari dalam kabinet. "Pantesan dari tadi jam tanganku berbunyi terus!" ujarnya sambil menekan tombol khusus pada jam tangan ajaibnya dan ia pun melesat keluar, siap menumpas kejahatan si monster badak. * 

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Rekomendasi dari Aksi
Rekomendasi