Rindu

Aku tersenyum mengingat kejadian kemarin. Jujur, hati ini merindukan dia yang telah lama ku kagumi. Aku tak sanggup mengatakan rindu padanya dan memilih untuk bersabar menahannya.

Namun, disaat yang bersamaan ponselku berbunyi. Aku membuka pesan yang masuk diponselku dan ku dapati namanya dilayar ponselku dan hampir tenggelam oleh pesan lain. Empat pesan darinya membuat jantungku berdegub kencang. Aku membuka pesannya dan membacanya.

Assalamualaikum

Udah lama yah kita nggak chat-an

I miss you

I love you

Aku tersenyum semakin lebar setelah membacanya. Tiba-tiba dia mengatakan rindu padaku. Dan yang paling membuat hatiku melayang dia bilang mencintaiku. Pasti saat itu pipiku sudah memerah. Oh, rasanya aku ingin pingsan saja. 

Aku tertawa mengingat hal itu. Karena itu hanyalah mimpi. Bunga yang menghiasi tidurku. Membuatku melayang namun jatuh saat aku bangun dari tidurku.

1 disukai 439 dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Saran Flash Fiction