Rapsodi dalam Omprengan
Romantis
Akhirnya mobil omprengan ini tiba. Selesai sudah urusan bersama temanku. Capek sekali seluruh tubuhku. Melelahkan berurusan dengan orang seperti Beni tersebut. Dia itu sangat perhitungan sekali. Tak tahukah dirinya aku memiliki selusinan masalah selain masalah dengan dirinya? Aku masuk ke dalam mobil omprengan dengan hati dongkol. Saat sebelah kakiku baru saja terdaratkan di dalam mobil omprengan ini, ponsel ini berdering. Seorang teman mengirimkan sebuah pesan. Seperti biasa, dia mencurahkan seluruh isi hatinya padaku.
Aku tersenyum membacanya. Dari arah supir mobil omprengan, mengalunlan sebuah...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Yasa
Bentang Pustaka
Cerpen
Rapsodi dalam Omprengan
Nuel Lubis
Novel
Hujan, Embun, dan Samudra
zee astri
Novel
Kaulah Separuh Ragaku
Warsiki Nuryani
Novel
The Fire Sermon
Noura Publishing
Novel
Al
Nfdhrza
Novel
Leás
Giovani Alvar
Flash
Dreamin
Simka Bremana Sinaga
Novel
Sun girl
Naila putri dwi ramadhani
Novel
Inestable
Mizan Publishing
Novel
ALEA
Audhy R.H
Novel
Heather
Mariana Nur Haliza
Cerpen
Jika Mencintaimu Dilarang, Aku Masih Bisa Menciummu di Bawah Payung
Autami Anita
Novel
Crazy Rich
Nuel Lubis
Skrip Film
HATI-HATI DI HATIKU
Priy Ant
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Rapsodi dalam Omprengan
Nuel Lubis
Novel
Crazy Rich
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Semua Akan Pret Pada Waktunya
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Gambaran Seorang Teman
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Monyet Lirik Sana Sini
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Menunggu Cinta
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Jodoh untuk Nadiva
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Dongeng Paling Gila
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Isekai Everywhere
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Senja yang Tidak Pernah Redup
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Orang Manakah Aku Sebetulnya?
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Tā Shǎguā
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Pecah Sudah Akuarium Itu
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Perempuan Cantik itu Membantuku Berdiri
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Saat Senja Menutup Kisah
Nuel Lubis