Pena Tanpa Akhir
Horor
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Pena Tanpa Akhir Malam itu, hujan turun deras, menciptakan irama konstan yang terdengar di atas atap rumah tua di pinggiran kota. Suara tetesan air yang jatuh terdengar begitu menenangkan, tetapi bagi Malik, yang duduk di depan meja kayu lusuh di dalam kamar kecil yang remang-remang, hujan itu membawa lebih dari sekadar ketenangan. Tangannya gemetar saat menggenggam pena antik yang baru saja ia temukan di pasar loak. Pena itu tampak biasa, tetapi ukiran di gagangnya berbunyi: "Untuk mereka yang berani menulis sejarah." Mal...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Horor
Novel
MUSLIHAT
Rachma Nurlela
Cerpen
Pena Tanpa Akhir
Nyaa ko
Cerpen
Lorong di Atap
Johanes Gurning
Skrip Film
NGIDAM
Herman Siem
Cerpen
Asal Usul Bonsai Tangisan
Nuel Lubis
Skrip Film
ATM Antrian Tengah Malam
Herman Siem
Flash
SEBUAH LUKISAN TENTANG ORANG-ORANG YANG KELAPARAN
Reiga Sanskara
Novel
Bisikan Malam
A.R. Rizal
Cerpen
Kereta Cepat Whoosh
Christian Shonda Benyamin
Novel
TUNNEL
Embart nugroho
Novel
Sembilan Bulan Diganggu Setan
Nyimas Aksara
Novel
Fantasteen Ghost Dormitory in Alaska
Mizan Publishing
Novel
MAKOM KERAMAT SYEH SIRNA JAYA
Rana Kurniawan
Cerpen
Kepala Hantu di Motel Sumatra
Silvarani
Cerpen
Kota Mati/ Langit tanpa suara
Novita Ledo
Rekomendasi