Nyanyian Malam
Misteri
Malam itu, di Bontang yang tampak tenang, sebuah rahasia besar mulai menggerogoti ketenangan pikiranku. Semuanya bermula dari semangkuk rujak di bawah rembulan samar Pasar Taman Rawa Indah. Aroma pedas manis terasi yang menguar dari rujak Bang Risky, tukang rujak keliling yang mangkal di dekat GOR Hasanuddin, seharusnya menggugah selera. Namun, bagiku, malam itu rujak terasa seperti bom waktu yang siap meledak. Bang Risky, dengan gaya santai abang-abang futsalnya, lebih mirip atlet daripada pedagang biasa. Namun, bisik-bisik sebulan lalu tentang profesi sebenarnya Bang R...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Nyanyian Malam
Ron Nee Soo
Novel
Tersenyum
PUTRI AYU ARNINGTYAS
Cerpen
Langit Dua Dunia JANJI PUTRI DAN ROH SERIGALA
Mochammad Ikhsan Maulana
Cerpen
Kesulitan Menyeberangi Sebuah Ladang karya Ambrose penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Isi Dalam Kemasan yang Berkurang Satu
Marino Gustomo
Cerpen
Sang Gadis Bulan
Leticiani
Novel
Kosmis dalam Kelut
adek Dwi oktaviantina
Novel
Warisan Simbok
cyintia caroline
Cerpen
Noken Mama di Wamena
Angga Wiwaha
Novel
PENCABUT MATA
Wafa Nabila
Novel
Sherly Seeker - The Mortal Demon
Eliase Alfarz
Novel
Persinggahan Mistik
Tira Riani
Novel
CITA-CITAKU INGIN MENJADI POLISI
Bayu Nata
Flash
Sleep Paralysis
Jafri Hidayat
Flash
Menabur Abu
Paramitha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Nyanyian Malam
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Apakah Saat Ini, Aku Sedang Patah Hati
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Waktu Bahagia
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Kembali
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sttt... Jangan berisik. Kebenaran Bersembunyi dalam Sunyi
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Ketika Musik Box Berhenti Bernyanyi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Warna Cinta di Buku Saku
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Alasan Pria Mudah Lelah
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Dua Tahun Lagi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Lontong Sayur
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Kenapa Dia tak Pernah Datang?
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sekiranya Aku adalah Menantunya
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Setiap satu sendok bumbu kacang adalah satu kesempatan yang hilang
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Ekspektasi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Padi yang Berbisik
Ron Nee Soo