Nanas
Drama
“JANGAN sungkan. Ambil dan minumlah,” Jen mengangkat gelas, bibirnya berkilat-kilat.
“Aku tak percaya kita bisa bertemu, dan bersulang seperti ini,” Lim meletakkan gelasnya, ia melolos sebatang filter putih, menyulutnya, menghisapnya dalam-dalam.
“Semua itu ada seninya, Lim,” Jen bersandar di sofa meluruskan kaki. Jempol kaki mereka saling bersentuhan.
“Termasuk berbohong?”
“Begitulah. Aku tak pernah suka politikus.”
“Aku ‘kan bukan politikus.”
“Semua orang punya bakat alami untuk itu, Lim.”
Di atas meja, di samping asbak, terdapat...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Warna-Warna Mirna
Dimarifa Dy
Novel
I Love You, Mama
delionquin
Novel
SENANDIKA
Atika Winata
Skrip Film
It's Not Easy to be A Single Dad
Amalina septiani
Skrip Film
Sintia Yang Terbuang Cinta
silvi budiyanti
Flash
Jiwa Kecil
SIONE
Flash
Perjalanan Tanpa Angan
Silvarani
Cerpen
Nanas
Zaki S. Piere
Cerpen
Tak Layak
Muhamad Irfan
Novel
Filosofi Buku
Vennytha Sitorus
Novel
Something called us
Dinda yunita
Novel
Fadilat CInta
Revia
Novel
3 tahun yang berbeda
Yuwo
Novel
GALAKSHIT!
memoraters
Skrip Film
LANDAK TANPA PERSAHABATAN
Senna Simbolon
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Nanas
Zaki S. Piere
Cerpen
Bronze
Asap dan Muasal
Zaki S. Piere
Cerpen
Bronze
Bintang Pagi
Zaki S. Piere
Cerpen
Dor!
Zaki S. Piere
Cerpen
Beginilah, Tak Ada yang Perlu Dirisaukan
Zaki S. Piere
Cerpen
Ziarah
Zaki S. Piere
Cerpen
Algojo
Zaki S. Piere
Cerpen
Dahaga
Zaki S. Piere
Cerpen
Sial
Zaki S. Piere
Cerpen
Kabut Mata
Zaki S. Piere
Cerpen
Wannabe
Zaki S. Piere
Cerpen
Kota Cahaya
Zaki S. Piere
Cerpen
Seperti Bulan Sabit di Tengah Malam
Zaki S. Piere
Cerpen
Bronze
Akhir yang Tak Selalu Baik
Zaki S. Piere
Cerpen
Don
Zaki S. Piere