MUKBANG
Aksi
“Makan itu cepat!” hardik Santika pada wanita bertubuh gempal yang tidak berdaya.
“Ayo habiskan!” sambung Anjani dengan galak.
“Masa hanya lima bungkus nasi Padang saja kau sudah keok!” ejek Tulip pada wanita itu.
“Hmm, aku sudah tidak kuat,” keluh wanita gempal itu.
Ia telah lemas sedari pagi. Bukan karena kelaparan, melainkan sudah terlalu kenyang. Namun, tiga sahabat yang tidak kenal rasa kasihan terus memaksanya makan hingga pingsan.
“Makan, Siwi. Atau kusebarkan video mesummu yang jorok itu!” ancam Santik...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Cerpen
MUKBANG
Refy
Flash
Penyihir dan Pangeran yang Dikutuk
Lukitokarya
Novel
Mereka Di Antara Kita
Samudra
Cerpen
The Corrs' Indonesia Adventures
Shabrina Farha Nisa
Flash
Alone
AliyatulMafrudzoh
Cerpen
Senggol Tonjok
Astromancer
Novel
Play and Learn
Bentang Pustaka
Flash
Bidadari Penjaga Hutan Terlarang
Lukitokarya
Flash
SERUPA
Cindy meilana
Flash
Gua Bolu
karyasmpitinsankamil
Flash
Takdir si Jabrik
Afri Meldam
Cerpen
Sebelum Api Obor Mati
Karang Bala
Flash
Reverse #2 : Mata
Yesno S
Flash
Kemalangan si Bungsu
Musrifah Anjali
Cerpen
Perjuangan Menuju Sukses
Mochammad Ikhsan Maulana
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
MUKBANG
Refy
Cerpen
Bronze
Hilangnya Ibu Mertua
Refy
Cerpen
Bronze
Perpisahan Sepasang Kekasih
Refy
Skrip Film
Malam Keberuntungan
Refy
Cerpen
Bronze
KUTUKAN
Refy
Cerpen
Bronze
Wanitaku
Refy
Cerpen
Bronze
Penyesalan Rianti
Refy
Cerpen
Bronze
Nuraini
Refy
Cerpen
Bronze
Tumbal
Refy
Cerpen
Bronze
OKB yang Sombong
Refy
Cerpen
Bronze
TRAUMA
Refy
Cerpen
Bronze
Santan Kelapa
Refy
Skrip Film
Sugih
Refy
Cerpen
Bronze
PENGAKUAN DOSA
Refy
Cerpen
Bronze
Detik Penentu
Refy