Masih Adakah Kesucian?
Romantis
Saat Abdul, mahasiswa pasca sarjana itu mengatakan bahwa aku hanya pantas untuk diabaikan, air mataku langsung menetes. Itulah ucapan yang sebenarnya tentangku. Rupanya, cinta yang dia katakan hanyalah omong kosong.
Betapa bodohnya aku selama ini, percaya saja dengan mulut manisnya. Mengapa dia tega melakukan itu padaku? Atas dasar cinta yang dia bisikkan, begitu mudahnya aku tergoda. Hingga mahkota kebanggaan wanita pun terenggut tanpa paksaan.
Jika aku tak memiliki cinta untuknya, mungkin per...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Snow Flower and The Secret Fan
Mizan Publishing
Novel
RAKALA
V. Asael
Cerpen
Masih Adakah Kesucian?
Dewi Fortuna
Novel
Tarabunga
Jejak Annie
Cerpen
Terbungkus dalam Sunyi: Mencintai Dalam Diam
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Skrip Film
Logika Dan Lukisan Langit
sela dahyanti
Cerpen
Lagu yang Sama, tapi Kuncinya Beda
Nuel Lubis
Novel
Risalah Hati
Poetry D. Maria
Flash
Isyarat Semesta
Silvarani
Novel
Lintang Waktu
Inya Sidhyadahayu
Komik
Asyifa
Hesty Purnamasari
Skrip Film
Suara Sinar dalam Bisikan Terang
Yesno S
Cerpen
APAKAH DIA ANAKKU?
Yantie Wahazz
Cerpen
Rehat Sejenak
Rafael Yanuar
Flash
Awan
Aneidda
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Masih Adakah Kesucian?
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Cintaku Terjerat di Yogya
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Basement
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Anakku, Anak Siapa?
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Kelam
Dewi Fortuna
Novel
Bronze
Cut Off
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Minuman Menyegarkan
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Surat Cinta
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Cinta yang Pudar
Dewi Fortuna
Cerpen
Izinkan Aku Menyayangimu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Pak Candra
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Jangan Beri Aku Cintamu
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Setangkup Rindu
Dewi Fortuna
Cerpen
All about Dewi
Dewi Fortuna
Cerpen
Bronze
Belahan Jiwa
Dewi Fortuna