Koridor-koridor yang Diisi Nyanyian Murai
Slice of Life
Aku mengetuk pintu rumah Nenek Zalda. Tiga kali. Setelah itu, pintu dibuka dari dalam. Nenek Zalda tersenyum menyambutku.
"Aku pulang," kataku tanpa memaknai dua kata yang baru saja lepas dari mulut, hasil produksi otak kosong selama seminggu ini.
"Masuklah." Nenek Zalda tidak pernah seramah ini sebelumnya, tetapi aku tahu hatinya sedang baik.
Kami masuk bersama di rumah yang memiliki dua belas koridor panjang dengan burung-burung murai bernyanyi di dahan-dahan barisan pohon apel. Oh, pantaslah Nenek Zalda senang membuat pie a...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Koridor-koridor yang Diisi Nyanyian Murai
Jie Jian
Cerpen
Manusia Dan Mesin
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Tempat Les Kak April
Yadani Febi
Cerpen
Bos Tapi Suami
Farida Zulkaidah Pane
Cerpen
Pilihan Nion
Tourtaleslights
Cerpen
TERBELAH
WN Nirwan
Cerpen
Buku Ini tidak Laris
Jie Jian
Cerpen
Jejak
Muhamad Irfan
Cerpen
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Kompas
Hai Ra
Cerpen
06 Sang Pengamat
Bima Kagumi
Cerpen
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Persetan
Yuli Harahap
Cerpen
The Real Lie Detector
Tia Dia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Koridor-koridor yang Diisi Nyanyian Murai
Jie Jian
Cerpen
Bronze
Tukar Kegilaan dengan Penantian Seumur Hidup
Jie Jian
Novel
Bronze
300 Tahun Cinta dan Kegilaan
Jie Jian
Cerpen
Buku Ini tidak Laris
Jie Jian
Cerpen
Memeluk Bayangmu
Jie Jian
Flash
Di Mana Aku?
Jie Jian
Cerpen
Bronze
Run, I Love You
Jie Jian
Cerpen
Bronze
Lu Xia Tong
Jie Jian
Novel
Menara Pemakaman
Jie Jian
Flash
Dunia Virtual dan Kekasihku
Jie Jian
Flash
Bronze
Bahkan Matahari dan Bulan Iri Kepadamu
Jie Jian
Novel
Crown Prince
Jie Jian
Cerpen
Bronze
Putri Burung untuk Pangeran Kecil
Jie Jian
Flash
Bronze
Gigi-gigi yang Jatuh-jatuh karena Kata-kata
Jie Jian
Cerpen
Tuan Oh Tuan
Jie Jian