Kembalinya Puyang
Horor
Sejak percakapan itu, aku mulai memandang hutan dengan cara yang berbeda.
Dulu setiap kali melihat rimbunnya pepohonan di belakang kebun kopi, yang terlintas di kepalaku hanyalah tempat mencari kayu bakar atau memancing ikan kecil di sungai. Hutan bagiku hanyalah bagian dari keseharian desa, sesuatu yang tidak pernah benar-benar kupikirkan lebih dalam. Ia ada, tetapi tidak pernah terasa hidup.
Kini setiap kali memandang ke sana, aku selalu teringat ucapan kakek.
"Selama bertahun-tahun aku berharap dia tidak pernah menemukanmu."
Kalimat itu terus berputar di kepalaku, seperti...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Kembalinya Puyang
Maulana Hasan
Flash
DUA BERMUKENA
Hary Silvia
Cerpen
STALL NOMOR TUJUH
glowedy
Cerpen
Siapa Dia
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Terminal Patih Rumbih
Susilawati Nussy
Cerpen
Jam Setengah Empat
Penulis N
Novel
Mantra Pengikat Roh Di Pedalaman Kalimantan
Achmad Benbela
Novel
Diburu Oleh Mayat Hidup
Handi Yawan
Novel
DENDAM
Ayu Komang
Novel
Inang Anyar
Khoirun Nisa
Cerpen
TUSELAK
Marion D'rossi
Novel
Tangisan Tengah Malam
Franciarie
Cerpen
Babuy
Pipo Vernandes
Novel
Desa Misterius di Pedalaman Kalimantan
Achmad Benbela
Flash
setan
Rere Valencia
Rekomendasi