Kebal Peluru
Aksi
Sakiman membuka kaos hitamnya dan menyerahkan senapan angin pada Badrun. Sakiman berdiri di bawah sebatang pohon pinus dan berkata, “Kau pilih bagian mana tubuhku yang kau suka. Bidik dan tembaklah!”
Badrun mengisikan peluru timah mungil pada senapan di tangannya. Orang kampung menyebut peluru timah mungil itu gotri. Badrun mengokang beberapa kali senapan itu.
Saya melihat tangan Badrun gemetar. Ia menghela napas, lalu meletakkan popor senapan ke bahu kanan, memiringkan kepala ke kanan dan memicingkan mata kiri.
Saya memejamkan mata. Dada saya berdebaran seperti genderang dan jantung saya seperti mau lonc...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (5)
Rekomendasi dari Aksi
Cerpen
Kebal Peluru
Sulistiyo Suparno
Novel
MUDRA
Mega Yohana
Cerpen
Senggol Tonjok
Astromancer
Novel
Rama's Story : Kirana - Bittersweet Symphony
Cancan Ramadhan
Novel
Gasing Bambu
bomo wicaksono
Flash
Monster1024
Art Fadilah
Cerpen
Jejakku Dilorong Gelap
Muhammad Ari Pratomo
Flash
Last Kiss
Ika Karisma
Cerpen
Sumber rambutan
kenny
Novel
Babad Tanah Majapahit
Ma'arif
Cerpen
Akhir Sebuah Perang
DMRamdhan
Cerpen
Bungkamnya Kebenaran
Toni Al-Munawwar
Novel
Dari Gestapu ke Reformasi
Mizan Publishing
Novel
Tomasz, pemburu kuda besi
Adi Windardi
Flash
Reverse # 1 : 1998
Yesno S
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kebal Peluru
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Martin, Penyanyi yang Hilang
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Lelaki Penggali Tanah
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
"Tolong, Sembelih Saya!"
Sulistiyo Suparno
Flash
Aku Akan Menunggumu
Sulistiyo Suparno
Flash
Kursi Goyang Nenek
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Pangeran di Halte Tua
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Wanita Nakal
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Warung Tetangga Bangkrut
Sulistiyo Suparno
Flash
Cinta di Ujung Lidah
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Pulang dari Perang
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Menari Bersama Bidadari
Sulistiyo Suparno
Flash
Mendadak Terbang
Sulistiyo Suparno
Flash
Mangga di Luar Jendela Kamar
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Surat dari Penjara
Sulistiyo Suparno