Ia yang Selalu Membayangkan Kematian
Drama
Karena sama sekali tidak kulihat ekspresinya saat menonton film yang menurutku bagus, kuajak Samira mampir dulu ke sebuah kafe tak jauh dari bioskop. Begitu kami duduk, kucecar dia dengan pertanyaan, ”Bagaimana film tadi menurutmu? Apakah kau menyukainya?”
Seorang pramusaji yang tergopoh datang mendatangi kami, dengan membawa selembar menu, membuat ia tak segera menjawab. Wajahnya berpaling pada pramusaji tersebut sebelum bertanya, “Ada Americano? Saya mau satu. Dingin.”
“Dua!” Kataku dengan cepat.
Kembali pramusaji itu seolah memperlambat ruang percakapan kami dengan berta...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Ia yang Selalu Membayangkan Kematian
Dedy Tri Riyadi
Novel
Goresan Pena Azmia (catatan kecil Bram)
R Hani Nur'aeni
Novel
Tentram
Muhammad Alfi Rahman
Novel
Nyanyi Sunyi Perimba Terakhir
Dino Rawan Putra
Novel
Dancing in the Silence
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Permainan Sudut Pandang
Andaray
Novel
Alfa
Haneul
Skrip Film
MORE THAN LOVE
Meria Agustiana
Flash
Terimakasih banyak
Karine A.
Novel
Semu
Shea
Novel
Penata Hati
Fani Fujisaki
Komik
Age Is Just A Number
edokomikecil
Skrip Film
Sakura Barcelona
Yesno S
Cerpen
Ditolak
Titin Widyawati
Novel
Antara Rasa
Keefe R.D
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ia yang Selalu Membayangkan Kematian
Dedy Tri Riyadi
Cerpen
Bronze
Batu Ajaib Nenek
Dedy Tri Riyadi
Novel
Bronze
Bandarjani
Dedy Tri Riyadi
Cerpen
Bronze
Rendang Rindi
Dedy Tri Riyadi
Novel
Siasat Orang Buangan
Dedy Tri Riyadi
Cerpen
Bronze
Dering Telepon
Dedy Tri Riyadi
Cerpen
Bronze
Wawan Hanya Melukis Telur
Dedy Tri Riyadi
Novel
Bronze
Monumen Bulan
Dedy Tri Riyadi