Diantara Luka dan Waktu
Drama
Nara tahu bedanya.
Ada kepergian yang berisik, dan ada yang terlalu rapi untuk kebetulan.
Cangkir kopi Arzhie masih di sudut meja, setengah penuh, sudah dingin. Laptopnya tertutup, rapi seperti ditinggalkan sebentar—padahal Nara tahu, Arzhie tidak pernah menutup sesuatu kalau belum selesai. Ia selalu bilang, menutup terlalu cepat sama saja dengan mengubur niat.
Nara berdiri di balik meja bar. Tangannya mengotak atik gunting.
Tidak ada panik. Belum. Yang datang l...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Misleading Game
Alisya Zahra
Novel
Apple Polisher (Pemoles Apel)
Arslan Cealach
Cerpen
Diantara Luka dan Waktu
Bintang Citra Maharani
Novel
Dokter dan Chef
Maria Goreti
Novel
Bipolar Buddha
Kirana Aisyah
Flash
Sekali Saja Aku Mencintaimu
Sulistiyo Suparno
Novel
Kesetiaan Seorang Wanita
R. Sheehan
Novel
Batas Tabu
Yuditeha
Novel
Alive
Mizan Publishing
Novel
Rumah Para Pelacur
Diva Aelah
Flash
Anak Kecil Penabuh Tambur
Henry
Cerpen
Hitam Tidak Selalu Kotor.
Fandy Fransisco
Novel
Lahir Dari Luka
Camèlie
Cerpen
seorang remaja menemukan jati dirinya
sriastuti
Cerpen
Save the Last Dance
Foggy FF
Rekomendasi