Bunga Violet di Arah Matahari Tenggelam
Romantis
"Istanamu siap kau singgahi meski tanpa pangeran."
Begitulah tulisan terakhirmu di kertas biru muda yang kau berikan padaku.
Kini aku turuti perintahmu untuk bersinggah di istana yang kau dongengkan kala itu. Masih di kaki bukit penantian aku menunggu. Menunggu keajaiban datang padamu. Menemuiku di penantian tanpa batas waktu.
Istanamu kini ramai pengunjung. Itu artinya bukan aku saja yang menantikanmu. Banyak yang rindu dengan canda tawamu. Rindu...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Dua Cerita dalam 15 Menit
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bunga Violet di Arah Matahari Tenggelam
Laily Zainuri
Novel
A Little Color of You
SeoAnna
Novel
Zian dan Zahira
romaneskha
Novel
Friend Don't Kissing
Elisabet Erlias Purba
Novel
TAMBATAN HATI
Najma Gita
Novel
Derita Penantian Cinta
Ulfah Pauziah
Novel
That Little Promise
achamrsha
Novel
Senja di Balik Batas
Sutan Azis
Novel
Prolog
Gistia Rengganis
Flash
YANG KAYA ITU BAPAK KU BUKAN AKU
Okhie vellino erianto
Cerpen
My Razor Blade (from Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
Unconditionally
Uzi Aulia
Novel
[Not] Perfect Prince
Athena Venus
Novel
Karenamu Kujatuh Cinta
Ayu Anggun
Rekomendasi