Disukai
0
Dilihat
45
Bayang-Bayang Kematian
Thriller
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Aku merasakan ngilu yang begitu hebat pada lutut kaki kiriku. Aaaaaw… lututku… kenapa lututku? Apakah tulang pada lututku patah? 

Oh, Tuhan, jangan! 

Aku mencoba menggerakkan jari-jari tangan kananku. Aaaaaw… sakit sekali rasanya. Apakah tulang pada jari-jariku remuk? 

Oh, tidak! 

Aku mencoba membuka kelopak mataku perlahan-lahan. Pandangan mataku kabur. Semuanya terlihat samar-samar. Aku mencoba menolehkan kepalaku ke kiri. Aaaaah… berat dan sakit sekali rasanya kepalaku ini. Bahkan untuk menoleh saja tidak bisa. Air mataku mengalir perlahan-lahan, tak kuasa menahan rasa sakit yang begitu hebat pada anggota tubuhku. Air mataku terus mengalir sampai akhirnya kelopak mataku tertutup.

“Tempat apa ini?” gumamku dalam hati.

Aku berdiri di suatu tempat terbuka, seperti tanah lapang. Aku berjalan perlahan-lahan. Hei, kenap...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Thriller
Rekomendasi