Aku Hujan, Kau Berteduh
Drama
Aku mengibaratkan diriku sebagai hujan, yang terlahir dari ketidakpastian, dari musim yang selalu sama namun untuk melahirkan kenangan-kenangan yang berbeda. Orang-orang seringkali merindukan hujan, bukan karena mereka benar-benar rindu, tapi karena mereka dapat memanipulasinya untuk menyamarkan kesendirian dan kesedihan mereka sendiri.
Hujan sanggup mencintai dan menyentuh siapapun yang ingin disentuh. Tapi memang semua yang tersentuh adalah kare...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp50.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
DOSA COVID-19
Didiiswords
Cerpen
Aku Hujan, Kau Berteduh
Juli Prasetya
Novel
Langit Cinta Kota Fukuoka
A. FADHIL
Flash
REGRET
Shinta Jolanda Moniaga
Novel
Unfaithful
Ainun Nuriah
Novel
Dari tempatku berdiri
Martha Melank
Skrip Film
KOMPLEKSITAS
Albert Stefanus
Skrip Film
Wo Ai Ni
Herman Siem
Flash
Dunia dalam Tas
Rafael Yanuar
Flash
Harus Tidur
Rere Valencia
Cerpen
Cerita Yang Membosankan
junian rafiandi
Cerpen
Pria Buta dan Kuda Putih
Kemal Ahmed
Cerpen
Dua Puluh Enam Makam Tanpa Nama
Muhammad Ilfan Zulfani
Novel
I NEED YOU: The Dark Side of Teenagers
Alviona Himayatunisa
Novel
Bukan Cerita Novel
Hikmasari D.P
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Aku Hujan, Kau Berteduh
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Perempuan Anonim
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Dua Gadis Harukis & Lelaki Wibu
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Perempuan yang Memandangi Sungai & Guguran Daun-daun Akasia
Juli Prasetya
Novel
Bronze
Dasakriya; Dhalang Kraman dari Lembah Hulawardane
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Siapa Lagi yang Aku Miliki?
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Seorang Lelaki yang Mematahkan Rusuknya Sendiri
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Buat Apa Membeli Kembang Api?
Juli Prasetya