Akhirnya Kita Bertemu
Romantis
Malam yang gelap, bintang yang berkelipan, menemani langkah kaki Trisya di trotoar yang sepi. Hembusan angin membuat tubuhnya kedinginan, langkahnya pelan namun pasti. Sendirian. Tak ada kendaraan yang lalu lalang. Trisya melihat ponselnya, tertera sudah menunjukkan pukul 23.45 wib, sangat larut malam bagi wanita seperti Trisya. Kalau bukan karna tuntutan pekerjaan, ia tak akan pulang selarut ini. Di jalanan desa yang sepi, para penghuni rumah telah terlelap tidur, istirahat, dan bangun untuk kembali bekerja di esok hari. Trisya melangkahkan kaki dengan pelan agar tak menganggu orang-orang yang sedang istirahat. Tepat tengah malam, Trisya tiba...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Akhirnya Kita Bertemu
Fataya
Novel
Crush On You
Blue Shine
Novel
My First and Last
fransisca Lukito
Novel
Invisible Love
Natsume Risa
Novel
Heart Shaped Tears
Noura Publishing
Cerpen
Ratapan Hati
Bambang Permadi
Novel
The Coldest Boyfriend
Coconut Books
Novel
Langit Senja
Primasari Lovexz
Novel
My Favorite Boy
Dinda Nur Cahyati
Novel
Fragile Heart
Angela Nathania Santoso
Novel
Ngeracik Tears
MRIDHOSAD
Flash
Jika Kita Bisa Kembali ke Masa Itu
Khoirul Abidin
Novel
Ta'aruf Online
Sinar Stories
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan (End)
Yutanis
Cerpen
Dunia Hijau milik Cemara
Reveniella
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Akhirnya Kita Bertemu
Fataya
Cerpen
Bronze
Pudar
Fataya
Novel
Bronze
Promise For You
Fataya
Novel
Why It Is
Fataya
Flash
Bronze
Jangan Peluk Lukamu Sendiri
Fataya
Cerpen
Bronze
Senyummu Berbeda
Fataya
Cerpen
Bronze
Kopi Tanpa Gula
Fataya
Cerpen
Bronze
Ada Aku
Fataya
Cerpen
Bronze
Ketika Langit Menjadi Saksi
Fataya
Flash
Bronze
Ibu, Maaf
Fataya
Cerpen
Bronze
Apa Boleh Aku Memilih?
Fataya