Kirim izin baca kepada penulis skrip ini?
Blurb
Bagi Almara, Rakka adalah cowok paling menyebalkan seantero dunia ini. Tapi dia tampan, tapi super jahil dan kalau Almara boleh memilih mungkin Almara ingin sekali saja menendang bokongnya. Sedangkan bagi Rakka, Almara adalah manusia yang menjadi satu satunya pelipur lara dari kehidupan yang ia sembunyikan dari dunia.
Premis
Setiap hari Almara dibuat kesal oleh ulah Rakka, cowok populer yang seolah tidak pernah memiliki masalah. Namun ketika sebuah rahasia tentang kehidupan Rakka terbuka, Almara menyadari bahwa orang yang paling sering tertawa ternyata menyimpan kesedihan yang tak pernah ia ceritakan kepada siapa pun.
Pengenalan Tokoh
Bagi Almara, Rakka adalah cowok paling menyebalkan yang pernah ia kenal. Ke mana pun Almara pergi, selalu ada Rakka yang mengganggunya dengan menyembunyikan buku, mencoret catatan, sampai melontarkan candaan yang sukses membuatnya naik pitam. Anehnya, Rakka tidak pernah bosan, sementara Almara sudah berkali-kali bersumpah ingin membalas semua kejahilan itu.
Yang membuat Almara semakin kesal, Rakka bukan tipe cowok yang mudah dibenci. Ia adalah siswa paling populer di sekolah: pintar, jago basket, ramah, dan selalu menjadi pusat perhatian. Seolah hidupnya benar-benar sempurna.
Sampai suatu hari, Almara melihat sisi Rakka yang tak pernah diketahui siapa pun.
Di balik senyumnya yang selalu mengembang, Rakka ternyata menyimpan kehidupan yang jauh berbeda dari apa yang orang lihat. Luka yang ia tutupi dengan tawa, rasa sakit yang ia sembunyikan di balik kejahilan, dan kenyataan bahwa rumah bukanlah tempat yang bisa ia sebut sebagai tempat pulang.
Sejak saat itu, Almara mulai mempertanyakan satu hal.
Benarkah Rakka mengganggunya hanya karena iseng?
Atau selama ini, ia hanya sedang mencari satu alasan untuk tetap tersenyum di tengah hidup yang perlahan menghancurkannya?
Di antara tugas sekolah, pertandingan basket, persahabatan, dan hari-hari SMA yang tak akan terulang, Almara dan Rakka akan belajar bahwa terkadang, orang yang paling sering tertawa justru menyimpan tangis yang paling sulit didengar.
Yang membuat Almara semakin kesal, Rakka bukan tipe cowok yang mudah dibenci. Ia adalah siswa paling populer di sekolah: pintar, jago basket, ramah, dan selalu menjadi pusat perhatian. Seolah hidupnya benar-benar sempurna.
Sampai suatu hari, Almara melihat sisi Rakka yang tak pernah diketahui siapa pun.
Di balik senyumnya yang selalu mengembang, Rakka ternyata menyimpan kehidupan yang jauh berbeda dari apa yang orang lihat. Luka yang ia tutupi dengan tawa, rasa sakit yang ia sembunyikan di balik kejahilan, dan kenyataan bahwa rumah bukanlah tempat yang bisa ia sebut sebagai tempat pulang.
Sejak saat itu, Almara mulai mempertanyakan satu hal.
Benarkah Rakka mengganggunya hanya karena iseng?
Atau selama ini, ia hanya sedang mencari satu alasan untuk tetap tersenyum di tengah hidup yang perlahan menghancurkannya?
Di antara tugas sekolah, pertandingan basket, persahabatan, dan hari-hari SMA yang tak akan terulang, Almara dan Rakka akan belajar bahwa terkadang, orang yang paling sering tertawa justru menyimpan tangis yang paling sulit didengar.
Sinopsis
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Efelana
-
Bergabung sejak 2026-07-20
Telah diikuti oleh 11 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari kata
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Milan
Bentang Pustaka
Novel
Rambu-Rambu Masa Lalu
Lovaerina
Skrip Film
Sepotong Kisah Almara
Efelana
Novel
Nilam
Mada Elliana
Flash
Duet
Delia Angela
Novel
Zenith
Rita Puspitasari
Flash
Heaven Can Wait
Hans Wysiwyg
Novel
Milea
Mizan Publishing
Flash
Cerita Tentang Hujan
bomo wicaksono
Novel
Senandika Prisma
Falcon Publishing
Komik
Filotimo
Rainnydays Project
Flash
Sayang, Kamu Tidak
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Gadis Pembuka Dua Dunia
Majarani
Novel
Masihkah Senyum Itu Untukku?
Hendra Purnama
Flash
Grandma Afternoon Tea
Fann Ardian
Rekomendasi