SEPARUH MAWAR
Drama
Kategori
556
Dilihat
19
Suka
Blurb
Kiana tidak pernah menyangka, jika ia tidak membaca buku dari Mamanya mungkin ia tidak akan pernah tau sisi lain Mama yang berbeda dari wanita pada umumnya yang ternyata mengubah pandangan hidupnya akan masa depan.
Premis
Seorang perempuan yang memiliki kehidupan yang sempurna tetapi semuanya berubah saat dia tidak memiliki satu hal yang dimiliki semua wanita, yaitu rahim. Akankah ia berhasil berjuang untuk melanjutkan hidupnya, cita-cita dan menemukan cinta sejatinya saat ia merasa bukan wanita seutuhnya?
Pengenalan Tokoh
Dita (16 -24): Wanita ramah, penurut, memiliki banyak teman, cantik, cerdas dengan tekad yang kuat meraih cita-citanya sebagai dokter gigi, cukup pendiam namun hangat kepada orang-orang yang ia sayangi termasuk teman, sahabat, keluarga dan lingkungan rumah serta berjiwa sosial yang tinggi. Di usia ke 18 tahun ia baru menyadari bahwa dirinya tidak mengalami masa menstruasi dan memiliki rahim yang tidak berkembang atau pendek.

Kiana (16): Remaja perempuan, anak angkat Dita sejak lahir, karakter mirip Dita, cukup pendiam, sopan, penurut dan sering kurang percaya diri, dan belum tahu jati dirinya (masih ragu dengan kemampuan diri dan cita-citanya).

Andri (23): Mahasiswa Laki-laki yang talkative, suka bercanda, tulus mencintai Dita, memiliki tekad yang kuat untuk mendapatkan yang ia yakini baik untuk dirinya, punya banyak teman, selalu ada disisi Dita untuk mendukung cita-cita istrinya.

Ibu Dita (38): Ibu dengan tutur bicara yang lembut, hangat, penyabar, jahil, suka bercanda, riang, pendengar yang baik, orang sunda.

Bapak Dita (45): Sosok bapak yang embawaanya dingin, cukup pendiam, tegas, sulit mengungkapkan perasaan, mendukung istri dan anaknya.

Teman Dita#1 (16 - 20): Teman perempuan yang paling dekat dengan dita, pendengar yang baik, Mendukung Dita, tempat curhat yang paling Dita percaya dari yang lain, humoris, cuek dengan orang lain.

Teman Dita#2 (16-20): Gadis remaja, teman dekat Dita yang penyayang, talkative, suka ribut sama temen#3.

Teman Dita#3 (16-20): Gadis remaja, teman dekat Dita yang talkative, paling ribet, enggak peka, konyol, peduli Dita, ceplas-ceplos atau apa adanya.

Bu Sugeng (45): Ibu-ibu sosialita tetangga dekat rumah Dita yang Kocak, ceriwis, kepo, baik ke keluarga Dita, sayang sama Dita dan adiknya, sering menanyakan kabar keluarga Dita.

Kernet Bis (35): Mas-mas betawi yang humoris, nyablak, suaranya lantang, ramah, jdan ahil.

Andri as Ayah (45): Seorang Ayah yang asik, penyayang, dan dewasa.

Dita as Mama (40): Seorang mama yang sabar, penyayang, ceria, dan aktif.

Orang tua kandung Kiana (28): Dua orang suami istri berprofesi sebagai pengemis yang meminta Dita dan Andri merawat Kiana dari lahir karena merasa tidak mampu.

Cindy (16): Remaja perempuan, teman sebangku Kiana, baik, ceria, ramah, centil, jahil.

Bimo (16): Siswa laki-laki yang disukai Kiana, kalem, enggak banyak tingkah, ganteng, pinter, jago olahraga, siswa berprestasi bidang olahraga, diam-diam juga suka sama Kiana.

Anak Bu Sugeng(24): Teman Andri, Baik, agak songong, anak tongkrongan yang penurut sama orang tua dan istrinya.
Sinopsis
Kiana tidak pernah tau arah hidupnya akan berjalan seperti apa, yang ia tau sebagai remaja hanya mengikuti rencana Tuhan saja. Hingga akhirnya pada ulang tahunnya ke -16 ia membaca buku harian milik sang Mama.

Buku harian yang menceritakan kisah hidup sang Mama yang penuh perjuangan, cinta, canda, tawa serta air mata.

Mama yang ternyata memiliki sisi lain perjuangan yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya.

Mama yang merasa bukan wanita seutuhnya. Mama yang kehilangan jati dirinya saat remaja. Mama yang tidak pernah merasakan apa yang dirasakan oleh wanita pada umumnya, menstruasi. Mama yang tidak memiliki rahim. Mama yang dianggap kelainan.

Pada akhirnya, kisah perjuangan Mama mengajarkan Kiana tentang kehidupan dan semangat menggapai cita-cita juga menemukan arti ketulusan cinta.
Rekomendasi