Kirim izin baca kepada penulis skrip ini?
Blurb
Karirnya sebagai penjambret ulung tidak pernah meleset. Namun karma tetap dibayar instan, Baron tak sengaja menjambret HP dari seorang psikopat. Isi galeri HP penuh dengan adegan kekerasan dan pembunuhan banyak wanita.
Teror dari sesama penjahat tidak bisa dihindari, bahkan adik perempuannya, Vina, berhasil menjadi target selanjutnya. Bekerjasama dengan detektif, Baron bertekad membalaskan dendam dan menemukan pemilik Hp sesungguhnya.
Namun usaha mereka tidak mudah begitu saja. Mereka mencurigai seorang dokter bedah plastik yang mempunyai reputasi baik. Mereka yakin jika klinik bedah plastik milik dokter itu menyimpan rahasia besar.
Teror dari sesama penjahat tidak bisa dihindari, bahkan adik perempuannya, Vina, berhasil menjadi target selanjutnya. Bekerjasama dengan detektif, Baron bertekad membalaskan dendam dan menemukan pemilik Hp sesungguhnya.
Namun usaha mereka tidak mudah begitu saja. Mereka mencurigai seorang dokter bedah plastik yang mempunyai reputasi baik. Mereka yakin jika klinik bedah plastik milik dokter itu menyimpan rahasia besar.
Premis
Penjambret tak sengaja mencuri HP seorang dokter bedah plastik yang ternyata seorang psikopat.
Pengenalan Tokoh
Baron tidak menyangka HP hasil jambretan-nya ternyata milik seorang psikopat. Galeri HP penuh dengan adegan kekerasan dan pembunuhan banyak wanita. Adik perempuannya, Vina, berniat membawa HP itu ke kantor polisi. Mengetahui dirinya terancam, penjahat itu membunuh Vina dan berhasil merebut kembali HP miliknya.
Setelah kematian adiknya, Baron memutuskan untuk balas dendam dan bertekad menemukan siapa pemilik HP sesungguhnya. Karena kemampuan daya ingat yang luar biasa. Baron berusaha mencari petunjuk dari foto maupun video yang masih tersimpan di memori otaknya.
Dalam waktu singkat Baron berhasil menemukan empat mayat wanita yang tersembunyi. Membuat detektif senior, Jefri, memutuskan bekerjasama dengan Baron . Mereka akhirnya menemukan satu bukti kuat. Bahwa semua wanita yang tewas pernah melakukan konsultasi gratis di klinik bedah plastik yang sama.
Kevin adalah dokter bedah plastik ternama. Karena reputasinya yang baik, polisi kesulitan untuk membuktikan Kevin sebagai pelaku utama. Situasi semakin kacau ketika Melani, anak perempuan Jefri, ternyata diculik oleh Kevin.
Di rumah sakit terbengkalai milik keluarganya. Kevin memutuskan akan melakukan pembunuhan keji terhadap Melani. Dimana tempat itu juga pernah menyimpan pengalaman sangat buruk saat Kevin masih kecil.
Namun usahanya gagal, Jefri dapat menyerang dan melumpuhkan aksi jahat Kevin. Namun ditengah-tengah situasi yang semakin kacau, Baron malah menembak Kevin sampai tewas. Saat itu juga Baron kabur dari tempat kejadian tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Setelah kematian Kevin, hubungan Melani dan orang tuanya menjadi lebih baik. Polisi masih berusaha mengejar Baron yang hilang bak ditelan bumi. Bahkan polisi saat itu tidak mempercayai kemapuan ingatan fotografis yang di miliki Baron untuk menangkap penjahat.
Setelah kematian adiknya, Baron memutuskan untuk balas dendam dan bertekad menemukan siapa pemilik HP sesungguhnya. Karena kemampuan daya ingat yang luar biasa. Baron berusaha mencari petunjuk dari foto maupun video yang masih tersimpan di memori otaknya.
Dalam waktu singkat Baron berhasil menemukan empat mayat wanita yang tersembunyi. Membuat detektif senior, Jefri, memutuskan bekerjasama dengan Baron . Mereka akhirnya menemukan satu bukti kuat. Bahwa semua wanita yang tewas pernah melakukan konsultasi gratis di klinik bedah plastik yang sama.
Kevin adalah dokter bedah plastik ternama. Karena reputasinya yang baik, polisi kesulitan untuk membuktikan Kevin sebagai pelaku utama. Situasi semakin kacau ketika Melani, anak perempuan Jefri, ternyata diculik oleh Kevin.
Di rumah sakit terbengkalai milik keluarganya. Kevin memutuskan akan melakukan pembunuhan keji terhadap Melani. Dimana tempat itu juga pernah menyimpan pengalaman sangat buruk saat Kevin masih kecil.
Namun usahanya gagal, Jefri dapat menyerang dan melumpuhkan aksi jahat Kevin. Namun ditengah-tengah situasi yang semakin kacau, Baron malah menembak Kevin sampai tewas. Saat itu juga Baron kabur dari tempat kejadian tanpa meninggalkan jejak sama sekali.
Setelah kematian Kevin, hubungan Melani dan orang tuanya menjadi lebih baik. Polisi masih berusaha mengejar Baron yang hilang bak ditelan bumi. Bahkan polisi saat itu tidak mempercayai kemapuan ingatan fotografis yang di miliki Baron untuk menangkap penjahat.
Sinopsis
Disukai
5
Dibaca
1.9k
Tentang Penulis
Rima Rahmawati
-
Bergabung sejak 2022-01-11
Telah diikuti oleh 26 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari kata
Rekomendasi dari Misteri
Skrip Film
Plastic Killer
Rima Rahmawati
Flash
Kalian Seharusnya Suka Dengan Cerita Ini
Rahma Nanda Sri Wahyuni
Cerpen
Burung-burung yang Mati
Ron Nee Soo
Flash
Kasus Terakhir Rissa
Sekar Kinanthi
Flash
Garis Putih di Langit
Mxxn
Cerpen
Lesung Semringah
Priy Ant
Flash
Di Balik Kamera
Sekar Kinanthi
Cerpen
Misteri Monster Danau
Arthur William R
Flash
After Dark
Populartflower
Cerpen
Sisi Lain
Christian Shonda Benyamin
Novel
Misteri Gunung Halilintar
Vitri Dwi Mantik
Novel
Ospek
Ningrati Sumarto
Novel
JALAINI: Sumur-Sumur Mutilasi Berantai
Ikhsannu Hakim
Flash
Lelaki dengan Sepatu Jebolnya
Sena N. A.
Flash
Biang Gila
Yuisurma
Rekomendasi