Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Kekejaman Harold Frederick Shipman, Dokter 'Pencabut Nyawa' yang Tewaskan 265 Pasiennya

Kekejaman Harold Frederick Shipman Dokter 039Pencabut Nyawa039 yang Tewaskan 265 Pasiennya

INDOZONE.ID - Harold Shipman merupakan seorang dokter yang dikenal sangat ramah dan dicintai banyak orang. Siapapun yang mengenalnya selalu mengaku bahwa pribadi Dr. Shipman sangat hangat dan baik hati.

Namun, siapa sangka dibalik sifat baiknya itu dia menyimpan jiwa psikopat yang amat kejam. 

Dikutip dari Bjgplife, Dr. Shipman diperkirakan sudah membunuh lebih dari 200 orang pasiennya. Kejahatannya itu berawal dari trauma masa lalu.

dokter psikopatDr. Shipman membunuh 265 pasiennya (Murderpedia)

Sebab sebelum sukses menjadi dokter, dia hanyalah seorang anak yang lahir dari keluarga biasa di Inggris. Ayahnya seorang sopir truk dan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa.

Ayah Harold jarang berada di rumah, hingga dia menjadi sangat dekat dengan sang ibu. Namun suatu hari sang ibu wafat karena kanker paru-paru yang dideritanya.

Baca juga: Misteri Zodiac Killer, Pembunuh Berjejak Sandi yang Belum Terpecahkan Sejak 52 Tahun Lalu

Kenangan buruk akan kematian sang ibu tersebut mendorong Harold untuk mengambil pendidikan kedokteran. Sampai beberapa tahun kemudian akhirnya ia menjalankan praktik sebagai dokter umum di Abraham Ormerod Medical Centre, Inggris. 

Ketagihan Membunuh

pembunuh paling kejamDr. Shipman membunuh 265 pasiennya (Murderpedia)

Akibat trauma masa kecilnya, Harold tumbuh menjadi dokter yang kejam dan tega menghabisi nyawa para pasiennya.

Korban pertamanya adalah seorang manula bernama Eva Lyons yang dibunuhnya sekitar tahun 1975. Setelahnya dia pun ketagihan membunuh. 

Harold biasanya akan menyuntikan morfin yang sangat tinggi pada pasien nya hingga mereka tewas. 

Orang yang disuntik dengan diamorfin sebesar 30 mg atau lebih biasanya akan tewas dalam 10 menit.

Baca juga: Kisah Sadis Mary Bell: Bocah Pembunuh yang Mutilasi Tubuh dan Potong Kelamin Korbannya

Para korbannya kebanyakan adalah wanita dewasa hingga lanjut usia. Korban tertua adalah Anne Cooper yang berusia 93 tahun dan yang termuda adalah Peter Lewis yang berusia 41 tahun.

Kejahatan Terungkap

dokter pembunuhDr. Shipman membunuh 265 pasiennya (Murderpedia)

Aksi keji Harold baru terungkap setelah dia membunuh seorang wanita paruh baya kaya raya bernama Kathleen Grundy. 

Saat itu jenazah Kathleen ditemukan terduduk di sofa dan Horald mengaku bahwa kematian Kathleen disebabkan karena usianya yang sudah tua.

Harold juga membuat sebuah surat wasiat palsu yang menyatakan bahwa Kathleen memberikan semua hartanya pada dirinya. Sebab dia ingin menguasai semua harta warisan tersebut.

Namun keluarga Kathleen curiga dan memutuskan untuk melakukan otopsi pada jenazahnya, hasilnya menunjukkan bahwa terdapat kandungan morfin yang cukup besar pada tubuhnya.

Pada awal tahun 2000, Harold akhirnya ditangkap atas tuduhan kasus pembunuhan Kathleen dan pemalsuan surat wasiat.

Baca juga: Gilles de Rais: Benarkah Sosok Pembunuh Berantai Pertama dalam Sejarah?

Setelah ditangkap, terungkap juga bahwa Harold sudah membunuh kurang lebih 265 orang pasiennya dengan cara yang sama, yaitu menyuntikkan kandungan morfin yang sangat tinggi hingga tewas. 

Menurut pengakuannya, dia merasakan sebuah kepuasan seksual setelah membunuh pasien-pasiennya. 

Setelah 2 tahun menjalani hukuman penjara, Harold ditemukan tewas gantung diri di dalam selnya.


Artikel Menarik Lainnya

Sumber: indozone.id
0
0 none
Re-Kwik
Bagikan
Komentar