GenPi.co Menulis artikel
@genpico

Terawan Terpental dari Kabinet, Pakar Ungkap Kegagalan Kinerjanya

Terawan Terpental dari Kabinet Pakar Ungkap Kegagalan Kinerjanya

GenPI.co - Analis Kebijakan Publik Abi Rekso berpendapat bahwa pencopotan Agus Terawan Putranto dari posisi Menteri Kesehatan bisa menjadi pelajaran bagi jajaran Kementerian Kesehatan.

"Sudah semestinya sejak awal orang yang memimpin Kementerian Kesehatan adalah orang yang selalu bergumul pada problem kesehatan rakyat," ucap Abi kepada GenPI.co belum lama ini.

BACA JUGA:Menkes Terawan Tiba-Tiba Keluarkan Ancaman, Maut, Sangar!

Abi juga menyeroti kinerja Terawan yang dinilai lamban dan cenderung menganggap sepele gelombang pandemi covid-19.

<[kwik-adsinhere]>

Salah satunya adalah mengenai komunikasi publik Kemenkes selama dipimpin Menteri Terawan sangat buruk. Hal Itu yang membuat Kementerian Kesehatan kurang tanggap merespon pandemi covid-19.

"Bukan semata-mata orang yang meletakan pelayanan kesehatan sebagai sektor bisnis jasa. Itu bertentangan dengan paradigma keadilan sosial," ucap Sekjen Pergerakan Indonesia ini.

Senada dengan Abi, Pengamat politik Triyono Lukmantoro mengatakan bahwa Menteri Kesehatan Agus Terawan Putranto layak diganti. Sebab, ia sempat menyatakan bahwa covid-19 merupakan flu biasa untuk menenangkan publik.

Akan tetapi kenyataannya banyak orang yang menderita covid dan meninggal. Bahkan angka penularan hingga saat ini masih tinggi.

“Nyatanya juga banyak orang yang menderita covid dan meninggal dunia, angka kematian juga termasuk tinggi, dan sampai sekarang angka penularan juga tinggi,” sambung Triyono.

BACA JUGA:Terawan: Angka Kesembuhan Covid-19 RI di Atas Rata-rata Dunia

Triyono juga menilai reshuffle merupakan cara terbaik untuk memperbaiki nama baik kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Artinya apa selama setahun lebih ini di masa pandemi seperti ini Jokowi merasa menteri-menterinya yang di reshuffle itu tidak cukup mampu,” tukasnya.(*)

Video viral hari ini:

Sumber: genpi.co
0
0 none
Re-Kwik
Bagikan
Komentar