Indozone ID Menulis artikel
@indozone

5 Profesi Ini Bisa Puaskan Hasrat Jalan-Jalan Kamu, Apa Saja?

5 Profesi Ini Bisa Puaskan Hasrat Jalan-Jalan Kamu Apa Saja

INDOZONE.ID - Kerja sambil jalan-jalan? Hmmm kedengarannya menyenangkan ya traveller.

Ibarat peribahasa, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.

Tapi ternyata memang ada pekerjaan yang bisa membawamu jalan-jalan, lho.

Mau tahu apa saja?

Yuk simak ulasan singkatnya berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Host Travel Show

ptofesi puaskan hasrat jalan-jalanIlustrasi travelling. (Unsplash/@directormesut)

Menjadi host travel show baik di TV atau YouTube tentu menjadi jalan ninja untuk yang ingin mencari penghasilan sembari melancong.

Siapkan ransel dan berangkat untuk menjelajah dan mencari pemasukan!

2. Fotografer Alam 

profesi bawa jalan-jalanIlustrasi fotografer alam. (Unsplash/@jakobowens1)

Bermodalkan kamera dan skil memotret kamu bisa menghasilkan pundi-pundi uang sambil lebih dekat dengan alam.

Meski tidak mudah, menjadi fotografer alam tentu mempunyai sensasi tersendiri.

3. Koki Kapal Pesiar

ptofesi bawa jalan-jalanIlustrasi chef. (Unsplash/@louishansel)

Bergabung dengan kapal pesiar sebagai juru masak (koki) membuatmu berlayar ke seluruh penjuru negeri, menikmati keindahan dunia dan bertemu dengan orang baru.

Menjadi chef juga bisa menjelajahi masakan dunia dengan rasa dan rupa.

4. Guru Bahasa Inggris

profesi bawa jalan-jalanIlustrasi travelling. (Unsplash/@priscilladupreez)

TEFL / TESL masih menjadi kata kunci bagi siapa saja yang memiliki hasrat berkelana dan mengajar. 

Kursus atau gelar dalam bahasa Inggris ini dapat membawa kamu keliling dunia. 

Meskipun penutur asli bahasa Inggris memiliki keunggulan dibandingkan yang lain, beberapa pengalaman mengajar dan sertifikat seperti CELTA dapat membawa kamu ke pantai-pantai di Bali, desa-desa terpencil di Jepang, serta Tembok Besar Cina.

Mengajar bahasa Inggris adalah salah satu pilihan paling menguntungkan bagi para pelancong.

5. Ahli Konservasi Alam dan Satwa Liar

prefesi bawa jalan-jalanIlustrasi ahli konservasi satwa liar. (pinterest.com)

Padukan kecintaan travelling kamu dengan alam dan konservasi satwa liar sehingga bisa meniru Paul Nicklen.

Ahli biologi Kanada ini bekerja untuk pelestarian lautan dan satwa liar kutub, yang secara khusus menyebutkan upayanya untuk menciptakan kesadaran tentang penderitaan beruang kutub.

Mengikuti jejak Paul, kamu bisa berbuat baik pada sesama makhluk hidup, bekerja, dan menjelajah.

Dijamin deh, bakal banyak stempel di paspor kamu!

Artikel Menarik Lainnya

Sumber: indozone.id
5
5 none
Re-Kwik
Bagikan
Komentar
    Artikel Untukmu
    Suara Lantang KPAI, Singgung Kekerasan Seksual Terhadap Anak-anak
    GenPI.co - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti mencatat kasus korban kekerasan seksual terjadi pada anak-anak di bangku sekolah dasar. Pada 2018-2019, anak jenjang sekolah dasar menjadi korban kekerasan seksual sebe
    Auw, Ternyata Ali Budimansyah Tak Bisa Jauh Dari Dunia Basket
    GenPI.co - Usai memutuskan pensiun pada 2008, Pebasket Ali Budimansyah tampaknya tak bisa jauh dari dunia basket. Ali Budimansyah atau dikenal dengan Budi Jordan ini memang menjadi salah satu pebasket legendaris Indonesia. Kemampuannya yang moncer s
    Ini Lho Cara Membuat Konten Video Youtube berkualitas
    Tidak dipungkiri youtube pada masa sekarang telah menjadi salah satu sumber konten digital yang digemari oleh setiap golongan masyarakat. Tentunya, banyak sekali konten youtube yang menghasilkan konten dengan berbagai kategori yang bisa dipilih sesuka hati oleh para netizen.
    Lupa Kerjakan Tugas, Streamer Ini Panik dan Hentikan Sesi Live Streamingnya!
    Jujur saja, saat kita sedang bermain game apalagi game tersebut sangat seru, kita pasti bisa melupakan hal-hal penting yang harus dikerjakan,...
    Tahan untuk Kongkow di Warung Kopi, Ada Kasus Klaster Covid-19
    GenPI.co - Warung kopi menjadi pilihan tempat paling asyik bagi semua kalangan untuk bertemu satu sama lain. Namun, di tengah pandemi covid-19 yang masih berlangsung, tampaknya kebiasaan kongkow di warung kopi perlu dikurangi. Baru-baru in klaster c