Hoogere Burgerschool (HBS) Surabaya, Sekolah Elite Pada Zamannya Dengan Pengantar Bahasa Asing

Hoogere Burgerschool  HBS  Surabaya  Sekolah Elite Pada Zamannya Dengan Pengantar Bahasa Asing - Indahhikma mengulik,fakta,tentang,surabaya,dari,lokasi,sampai,mata,pelajaran
Mengulik fakta tentang HBS Surabaya, dari lokasi sampai mata pelajaran!

Sudah pernah baca novel Bumi Manusia, belum? Atau minal nonton filmnya yang tayang pada Agustus lalu?

Ketika bergumul dengan cerita Minke, kamu tentu bertanya-tanya bukan di mana Hoogere Burgerschool (HBS) Surabaya berada. Sebab selain Wonokromo, banyak dijelaskan juga beberapa peristiwa yang terjadi di sekolah tersebut.

Sebagai milenial kamu juga harus tahu apa itu HBS dan bagaimana kondisinya kini setelah lebih dari seratus tahun berdiri. Hoogere Burgereschool merupakan sekolah lanjutan menengah yang saat ini setara dengan SMA pada zaman Hindia Belanda khusus untuk orang Eropa, Belanda, serta pribumi yang memiliki kelas sosial tinggi.

Pendidikan di tempuh selama lima tahun dan nggak sembarang anak bisa masuk ke sini. Sebab semua kurikulum disesuaikan seperti di Belanda, maka pengajarnya pun setingkat Doktor. Terus fakta lain apalagi sih tentang sekolah paling favorit se-Hindia Belanda ini? Simak ulasannya berikut ini, yuk! 

1. Berdirinya HBS Surabaya

HBS Surabaya didirikan pada tahun 1875 oleh para kaum Eropa dan Bumiputra elit. Pertama kali didirikan disahkan oleh Raja Belanda Willem III di Batavia pada tahun 1860.

Hoogere Burgerschool sendiri ada di beberapa lokasi dagang di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan orang-orang Eropa banyak tinggal di kota perdagangan, salah satunya yakni Surabaya. HBS juga merupakan sekolah lanjutan dari ELS.

2. Lokasi HBS di Surabaya

Sejak beridi pada tahun 1875 hingga 1881, HBS terletak di Jalan Baliwerti. Kemudian pada 1881-1923 pindah ke Regenstraat atau Jalan Kadipaten. Hingga akhirnya di periode 1923-1950 berada di Jalan Ketabang.

Perpindahan tersebut bukan tanpa alasan, disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, Regenstraat terlalu ramai oleh kegiatan warga Surabaya sehingga situasi belajar mengajar kurang kondusif. Kedua, Surabaya mengalami perluasan pada tahun 1906-1940, yang disebabkan banyaknya orang Eropa datang. Jadilah mereka mendirikan pemukiman-pemukiman elite.

Lantas Ketabang dibeli oleh Gemeente atau Kotamadaya untuk dijadikan perumahan elite. Maka agar jarak sekolah anak-anak mereka nggak begitu jauh, HBS pun didirikan di sana. Kesan elite pun membuatnya makin kokoh. 

3. Sistem pembelajaran

Sebagai sekolah yang didirikan oleh Belanda, sistem pendidikan disesuaikan seperti di negara asal penjajah tersebut. Salah satu prinsip yang terkenal dalam dunia pendidikan di masa itu yakni concodantie-beginsel atau mencocokkan dan menyamakan.

Para siswa menerima pelajaran Bahasa Belanda, Perancis hingga Jerman. Bahkan para pengajarnya didatangkan langsung dari Eropa dengan menggunakan bahasa pengantar Belanda.

Masih penasaran dengan HBS, bukan? Lantas bagaimana kondisinya saat ini? Ikuti terus artikel selanjutnya, ya! 

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
2 bulan 5 hari lalu
0
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
"Sakit Tapi Tak Berdarah” Mungkin Dirasakan 8 Orang Sial Ini!
Pesan Gus Dur Untuk Indonesia, "Gitu aja kok repot"
Semakin Beranjak Dewasa, Karakter Wanita Kartun 90-an Ini Makin Cantik dan Seksi
Politik Mulai Menggila, Ini 10 Papan Reklame Partai Paling Konyol di Indonesia
Dengan Uang Recehan Bisa Beli Motor Ninja! Berikut 4 Kisah The Power Of Uang Receh
Saat Murid Bosan dengan Pelajaran, Lihat yang Terjadi pada Bukunya!
Hal Konyol Yang Pernah Terjadi Semasa Perang Dunia II
Maschalismos, Ritual Supaya Mayat Tidak Gentayangan di Berbagai Dunia
Ada Fakta Menarik Nih Tentang Valak, Setan Biarawati yang Ikonik di Conjuring 2
Sudah Tahu Belum? Ini Nih Kumpulan Hewan Laut Imut Tapi Mematikan
Serem Gila! Bukan Hanya Lintah, 10 Hewan Vampir Ini Juga Suka Menghisap Darah
Inilah Legenda Putri Duyung dari Berbagai Penjuru Dunia, Ada yang Baik Hati sampai yang Jahat