I.D.Pran Menulis artikel
@ipranastiti

Mengejutkan! Kehidupan Kanibalisme Ini Pernah Berlangsung di Indonesia

Mengejutkan Kehidupan Kanibalisme Ini Pernah Berlangsung di Indonesia
Jauh sebelum kasus Sumanto muncul ke permukaan, suku-suku di Indonesia sudah banyak yang menerapkan praktik kanibalisme. Serem banget, guys.
Anthropophagus, yang berasal dari bahasa Yunani dari kata anthropos yang berarti manusia, dan kata phagein yang diartikan sebai makan, adalah sebuah kondisi dimana seorang manusia memakan manusia. Atau, lebih familier disebut sebagai kanibal. Ada banyak suku-suku di luar negeri yang melakukan praktik ini. Namun, ternyata tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri karena di negeri sendiri pun praktik seperti ini pernah terjadi cukup lama. Di zaman ini mungkin sudah tidak ada hal seperti ini, tetapi bertahun-tahun lalu, kanibalisme ternyata banyak ditemukan di Indonesia.

Inilah beberapa praktik kanibalisme yang pernah terjadi pada suku-suku di Indonesia.

1. 1970, Suku Korowai di Papua Melakukan Kanibalisme Sebagai Hukuman

Kwikku,  Suku Korowai di Papua Melakukan Kanibalisme Sebagai Hukuman
Sumber: anehdidunia.com
Suku Korowai adalah sebuah suku di pedalaman Papua yang populasinya sekitar 3000 orang. Di suku ini praktik kanibalisme diterapkan sebagai sebuah hukuman pada orang-orang yang dianggap melanggar aturan. Contohnya saja, ketika seseorang dianggap tukang sihir, maka jika ditemukan bukti kuat dan terbukti benar, orang tersebut akan dibunuh kemudian dimakan. Sebab, masyarakat Korowai percaya, untuk menghukum seseorang maka dilakukan dengan membunuh dan memakan mereka.

2. 1935, Seorang Arkeolog Menemukan Fakta Adanya Praktik Kanibalisme di Abad ke 12

Kwikku,  Seorang Arkeolog Menemukan Fakta Adanya Praktik Kanibalisme di Abad ke
Sumber: amazon.com
Praktik kanibalisme juga ditemukan oleh seorang arkeolog bernama Frierich Scnitger. Arkeolog ini pergi ke Sumatera Selatan tepatnya di Padang Lawas pada tahun 1935. Dia menemukan sebuah peninggalan berupa candi yang dipercaya sebagai sisa-sisa kerajaan Poli di abad ke 12. Penduduk kerajaan ini kemungkinan berasal dari sekte Bhairawa yang menyembah dewa serupa iblis. Dan untuk memuja sang dewa, ada praktik kanibalisme yang dilakukan.

3. 1870, Carl Bock Menemukan Suku Kanibal di Kalimantan

Kwikku,  Carl Bock Menemukan Suku Kanibal di Kalimantan
Sumber: anehdidunia.com
Seorang penjelajah asal Norwegia bernama Carl Bock, pergi ke Kalimantan untuk bertemu dengan Suku Dayak Tring, yaitu sebuah suku yang memiliki kebiasaan untuk memakan daging manusia. Setelah berbincang dengan pendeta suku tersebut, Carl Bock pun akhirnya membukukan perjalannya tersebut dengan judul buku yaitu The Head Hunters Borneo dan diterbitkan pada tahun 1879.

4. 1852, Ida Laura Reyer Pfeiffer Hampir Dimakan Suku Kanibal

Kwikku,  Ida Laura Reyer Pfeiffer Hampir Dimakan Suku Kanibal
Sumber: amazonaws.com
Ida Laura Reyer, pergi ke pedalaman Sumatera didampingi oleh seorang pemandu karena penasaran dengan suku kanibal di sana. Namun, ketika sampai di bukit Silidong, dia dihadang leh sekawanan orang bertombak. Untungnya pemandu yang dibawa Ida bisa melakukan negosiasi dengan baik, sehingga Ida selamat. Akan tetapi, dia kemudian bertemu lagi dengan sekawanan orang bertombak lainnya. Ketika dia nyaris terbunuh, dia mengatakan bahwa dagingnya alot. Kemudian Ida malah diajak untuk pergi ke perkampungan kelompok tersebut dan menyaksikan orang-orang yang memakan nasi dengan darah.

5. 1844, Praktik Kanibal untuk Menghukum Seseorang

Kwikku,  Praktik Kanibal untuk Menghukum Seseorang
Sumber: anehdidunia.com
Selain suku kanibal di Torowai, sebagian masyarakat Batak pun ada yang melakukan praktik kanibalisme untuk menghukum seseorang. Biasanya, hukuman dilakuan bagi orang yang melakukan pencurian, mata-mata, pengkhianat, dan juga zina. Hal ini sudah diteliti oleh peneliti bernam Oscar von Kessel.

6. 1292, Perjalanan Marco Polo ke Sumatera

Kwikku,  Perjalanan Marco Polo ke Sumatera
Sumber: anehdidunia.com
Marco Polo adalah penjelajah yang datang dari Venesia, Italia. Ketika dia mengunjungi Sumatera, dia menemukan ada sekumpulan masyarakat yang memakan daging kerabatnya sendiri. Biasanya keabat yang sakit parah dan tidak bisa disembuhkan akan dibunuh, berdasarkan saran dari penyihir. Kemudian daging orang tersebut akan dimakan oleh semua anggota keluarga.

2
2 none
Komentar