F. W. A. Menulis artikel
@furkoniwa

Kebayang Gak Kalo Kamu Jualan Jajan Pasar Nagasari Ke Luar Negeri? Pemuda Ini Sudah Melakukannya Duluan!

Kebayang Gak Kalo Kamu Jualan Jajan Pasar Nagasari Ke Luar Negeri Pemuda Ini Sudah Melakukannya Duluan
Hidup di negeri orang, mahasiswa Indonesia punya tugas tambahan selain belajar. Tugas tambahan dimaksud adalah memperkenalkan budaya Indonesia di negeri tempatnya belajar.
Cocok buatmu

Hidup di negeri orang, mahasiswa Indonesia punya tugas tambahan selain belajar. Tugas tambahan dimaksud adalah memperkenalkan budaya Indonesia di negeri tempatnya belajar.

Mahasiswa Hochschule Bremen Univercity di Jerman memiliki mahasiswa bernama Jason Darien Riadi yang berasal dari Surabaya. Dia mengambil program studi teknik pesawat. Jason menjadi ketua persatuan pelajar Indonesia (PPI) Cabang Bremen.

1. Tentang PPI

Kwikku, Tentang PPI
Sumber: wikipedia.com

Perhimpunan Pelajar Indonesia, juga disebut Persatuan Pelajar Indonesia (PPI), adalah organisasi yang beranggotakan para pelajar dari Indonesia yang sedang belajar di luar negara Indonesia. Anggota PPI adalah para pelajar warganegara Indonesia yang sedang menuntut ilmu dalam berbagai strata pendidikan/universitas (S1, S2, S3, Post Doktoral) di negara yang bersangkutan. Daftar berikut merupakan cabang-cabang PPI di seluruh dunia, diurutkan menurut nama negara yang bersangkutan.

Bremen PPI kerap mengadakan kegiatan bertema Indonesia, sebagaimana di negara lain. "Di Bremen anggota PPI ada sekitar 300 orang”, dilansir saat dia mengikuti seminar Arah Kebijakan dan Regulasi Pemerintah Tentang Ekspor Untuk UMKM' di Jawa timur.

2. Tidak Pernah Absen Mengikuti Pameran Budaya

Kwikku, Tidak Pernah Absen Mengikuti Pameran Budaya
Sumber: news.liputan6.com

Bersama rekan-rekannya sesama mahasiswa Indonesia, mahasiswa semester 4 jurusan Teknik Pesawat, Universitas Bremen Jerman itu mengaku selalu eksis di setiap event pameran budaya di Kota Bremen. Jason ternyata juga berupaya mengenalkan budaya-budaya Indonesia kepada orang Eropa di sela-sela kehidupan kuliahnya. Produk Nusantara dipamerkan "Kami biasa ikuti pameran-pamera dan festival di Jerman” paparnya. Dilansir dari Good News From Indonesia.

PPI Bremen biasanya memamerkan produk-produk lokal seperti martabak, bakwan, putu ayu, nagasari, pempek hingga gorengan tempe dan pakaian tradisional. "Orang Jerman paling suka tempe," kata Ketua PPI di Kota Bremen Jerman, Jason Darien Riadi, di acara seminar ekspor UMKM di Surabaya


Selain kuliner khas Indonesia, mereka juga menjual kain dan baju batik di ajang pameran tersebut. Di Kota Bremen kata Jason, ada sekitar 100 mahasiswa asal Indonesia dari berbagai daerah yang menempuh pendidikan sarjana di sejumlah kampus. "Bule suka sekali sama batik. Biasanya, kalau kita bawa atau pakai batik, mereka tertarik dan bertanya ‘itu baju apa dan dari negara mana?' Mereka beli” ungkap Jason sendiri.

Dari pameran itu, para mahasiswa Indonesia juga mendapatkan keuntungan finansial berlipat untuk tambahan biaya hidup. "Biasanya kalau kita modal patungan 50 euro, hasilnya bisa sampai 200 hingga 300 euro," ucapnya.

3. Pengalaman Lucu

Kwikku, Pengalaman Lucu
Sumber: republik-gondes.com

Jason dan teman-temannya mengalami kejadian lucu di saat membuat panganan tradisional seperti nagasari dan pempek "Bule heran lihat makanan yang dibungkus daun pisang. Setelah mereka makan, habis dan bule bilang enak” katanya.

"Ada juga yang lucu teman saya orang Jerman, kuahnya pempek dimakan sampai habis betul. Dia ambil roti dan dicelupi kuahnya pempek. Katanya enak," lanjut Jason. "Cuma, kendalanya kami kesulitan cari bahan-bahan masakannya di Jerman. Terasi, misalnya, sulit ditemukan."

2
2 none
Komentar