Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Zea hanya ingin sekolah dengan tenang,
menghindari upacara Senin yang terlalu pagi,
menjauhi keramaian yang penuh basa-basi,
dan cukup mengagumi Raden dari jauh—dari bangku kantin, dari sela-sela keramaian kelas, dari balik komentar Kirana yang selalu kelewat blak-blakan.
Ia tidak pernah berencana untuk menjadi bagian dari cerita siapa-siapa.
Baginya, hidup itu tentang bertahan di tengah hari-hari biasa, menunggu waktu berlalu tanpa drama, dan berharap semester cepat berganti. Tapi seperti kebanyakan hal lain di hidup, rencana sederhana itu tidak berjalan lama.
Semuanya mulai berubah ketika Rael—mantan bintang basket yang mendadak menghilang dari lapangan, dari kerumunan, bahkan dari lingkaran sahabatnya sendiri lalu muncul lagi di warung belakang sekolah bersama orang-orang yang baru dikenalnya.
Zea tak tahu pasti kenapa matanya mulai mengikuti langkah Rael. Mungkin karena rasa penasaran. Mungkin karena Kirana sahabatnya yang entah bagaimana selalu berhasil menyeretnya ke dalam masalah. Atau mungkin, karena dalam diri Rael, ada ketenangan yang tidak ia temukan saat melihat Raden.
Di tengah hari-hari yang terlihat sama, perlahan Zea merasa ada yang bergeser.
Ia masih duduk di bangku yang sama, masih mengeluh soal tugas, masih menunduk saat guru lewat. Tapi hatinya, seperti punya arah baru—menuju seseorang yang datang bukan dengan sorotan spotlight, tapi dengan diam yang terasa akrab.
Dan dari situlah semuanya mulai.
Dari dua orang yang perlahan...
menghindari upacara Senin yang terlalu pagi,
menjauhi keramaian yang penuh basa-basi,
dan cukup mengagumi Raden dari jauh—dari bangku kantin, dari sela-sela keramaian kelas, dari balik komentar Kirana yang selalu kelewat blak-blakan.
Ia tidak pernah berencana untuk menjadi bagian dari cerita siapa-siapa.
Baginya, hidup itu tentang bertahan di tengah hari-hari biasa, menunggu waktu berlalu tanpa drama, dan berharap semester cepat berganti. Tapi seperti kebanyakan hal lain di hidup, rencana sederhana itu tidak berjalan lama.
Semuanya mulai berubah ketika Rael—mantan bintang basket yang mendadak menghilang dari lapangan, dari kerumunan, bahkan dari lingkaran sahabatnya sendiri lalu muncul lagi di warung belakang sekolah bersama orang-orang yang baru dikenalnya.
Zea tak tahu pasti kenapa matanya mulai mengikuti langkah Rael. Mungkin karena rasa penasaran. Mungkin karena Kirana sahabatnya yang entah bagaimana selalu berhasil menyeretnya ke dalam masalah. Atau mungkin, karena dalam diri Rael, ada ketenangan yang tidak ia temukan saat melihat Raden.
Di tengah hari-hari yang terlihat sama, perlahan Zea merasa ada yang bergeser.
Ia masih duduk di bangku yang sama, masih mengeluh soal tugas, masih menunduk saat guru lewat. Tapi hatinya, seperti punya arah baru—menuju seseorang yang datang bukan dengan sorotan spotlight, tapi dengan diam yang terasa akrab.
Dan dari situlah semuanya mulai.
Dari dua orang yang perlahan...
Tokoh Utama
Zea
Raden
Rael
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
10
Dibaca
659
Tentang Penulis
Kai Skala
-
Bergabung sejak 2025-04-20
Telah diikuti oleh 33 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 3,735 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Terbit Tenggelam
Venica
Novel
Zea
Kai Skala
Skrip Film
Merayan Dibalik Jemari
Diah Pitaloka
Skrip Film
Bahagiamu Luka bagiku
yuntari ifti
Skrip Film
The Best
Nida C
Flash
Rumah yang Retak
Sekar Kinanthi
Flash
7 Menit yang Tersisa
Sekar Kinanthi
Novel
Gadis Angin
Wangi
Skrip Film
Sebelah Mata
Maria Cecilia W T
Flash
Sebuah Kisah yang Tertinggal
Nabil Bakri
Flash
HAMPARAN SAJADAH TERAKHIR UNTUK BAPAK
Siraru
Flash
Pikiran yang Penuh
Fatimah Ar-Rahma
Cerpen
Sebuah Drama di Corpus Christi
Nuel Lubis
Novel
Different
Antarkisah
Skrip Film
Pengacara Hana
Mahdania
Rekomendasi