Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Zachariel, malaikat termuda dari barisan para archangel. Ia diciptakan berbeda, dengan rambut hitam dan warna mata yang kelam, tidak seperti kakak-kakaknya yang memiliki rambut keemasan dan sepasang mata yang cerah. Alih-alih mengenakan sayapnya untuk terbang, ia lebih senang menderapkan kakinya yang kuat dan berlari-lari di sekitar surga. Sehingga mudah melacak keberadaannya, dan mudah untuk mengetahui ketidakberadaannya.
Surga kehilangan suara derap langkahnya dalam beberapa waktu.
Michael, merasa bertanggung jawab atas hilangnya Zachariel. Ia memerintahkan seluruh malaikat untuk mencari Zachariel di seluruh jagad raya, dan paranoidnya berkembang saat salah satu prajurit malaikatnya menemukan Zachariel bermain-main di muka bumi. Ia merasa murka dan menyuruh Zachariel kembali, dan kata-kata pertama yang dicetuskan Zachariel saat kembali adalah...
"Jadi semua itu benar. Karena aku baru saja melihat bagaimana manusia berhasil berbuat kerusakan di muka bumi."
Kalimat itu cukup untuk menghidupkan kembali kenangan yang seharusnya tetap terkubur.
Lucifer.
Kini, untuk pertama kalinya sejak perang itu berakhir, Michael kembali menggenggam pedang Tuhan—bukan karena musuhnya telah kembali, melainkan karena adiknya mulai mengajukan pertanyaan yang sama. Namun Zachariel tidak berhenti. Ia tetap melihat. Tetap mencari. Hingga ia mulai memahami sesuatu yang bahkan tidak dimiliki oleh para malaikat—
iman.
Surga kehilangan suara derap langkahnya dalam beberapa waktu.
Michael, merasa bertanggung jawab atas hilangnya Zachariel. Ia memerintahkan seluruh malaikat untuk mencari Zachariel di seluruh jagad raya, dan paranoidnya berkembang saat salah satu prajurit malaikatnya menemukan Zachariel bermain-main di muka bumi. Ia merasa murka dan menyuruh Zachariel kembali, dan kata-kata pertama yang dicetuskan Zachariel saat kembali adalah...
"Jadi semua itu benar. Karena aku baru saja melihat bagaimana manusia berhasil berbuat kerusakan di muka bumi."
Kalimat itu cukup untuk menghidupkan kembali kenangan yang seharusnya tetap terkubur.
Lucifer.
Kini, untuk pertama kalinya sejak perang itu berakhir, Michael kembali menggenggam pedang Tuhan—bukan karena musuhnya telah kembali, melainkan karena adiknya mulai mengajukan pertanyaan yang sama. Namun Zachariel tidak berhenti. Ia tetap melihat. Tetap mencari. Hingga ia mulai memahami sesuatu yang bahkan tidak dimiliki oleh para malaikat—
iman.
Tokoh Utama
Zachariel
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
30
Dibaca
850
Tentang Penulis
Davian Mel
-
Bergabung sejak 2020-08-14
Telah diikuti oleh 294 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 51,591 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Big Magic
Bentang Pustaka
Novel
Detik Masa
Nurul Jefa
Novel
Beruang Es
Vivilutfia41
Novel
Zachariel
Davian Mel
Novel
CETHIK
Wulan Kashi Dhamar
Novel
Tempat Pembuangan Akhir
Nuka Asrama
Novel
Dirga : Atap yang Merindukan Rumahnya
Sherly Amanda Islami Ramadhani
Flash
Teras
Jasma Ryadi
Cerpen
Airdrops Bingo
Tourtaleslights
Novel
Would you be my queen
Nadilla Karisya agustin
Novel
Glass Bead
Natalia Novena Mandala Putri
Novel
ALETA
Dian Bella Gresia Pasaribu
Novel
New Face
Joanna Bee
Novel
Value
Jakanim
Skrip Film
Sari Cinta Pelangi
Gaharu Cakrawala
Rekomendasi