Telah Selesai
169 Disukai
1.6k Dibaca

Waktu Yang Salah

Favorit
QR Code
Bagikan
Blurb
Entah kisah ini akan dimulai darimana, aku menulisnya sesuai dengan kehendak hatiku. Sempat aku berfikir bagaimana jika kisah ini ditulis sejak aku mengenalmu saja? Tapi tidak, masih begitu banyak hal yang harus kuceritakan sebelum aku mengenalmu.
Mengenalmu adalah hal paling indah yang pernah Tuhan scenario-kan untukku. Walau akhirnya kita berpisah karena waktu.
Kisah ini sengaja kutulis, sebagai bukti bahwa aku pernah mencintaimu. Memimpikanmu bahwa kamu lah yang akan membuatkanku kopi sebelum berangkat bekerja. Lalu menyiapkan air hangat untukku setelah nanti aku pulang bekerja.
Tapi Tuhan berkehendak lain. Aku sangat bersyukur mengenal makhluk Tuhan yang hanya beberapa bulan saja dekat dengan orang sepertimu, tapi membuatku sadar bahwa selama ini aku salah. Yang sedang kukejar adalah cintamu. Padahal yang seharusnya kudekati adalah diri-Nya.
Kendati demikian, tak ada yang sia-sia dalam kisahku ini, ia membentukku untuk dapat memahami apa itu makna perjuangan. Dan tak ada yang sia-sia dalam sebuah penantian, ia melatihku untuk dapat memahami makna kesabaran.
Hingga akhirnya aku mengerti, bahwa semesta telah memberiku pesan yang tak terdengar dan tak terucap, untuk memberitahuku, bahwa yang layak ku perjuangkan, bukanlah kamu.
Mungkin Tuhan menciptakan Semesta untuk kita hidup dengan Semestinya. Iya, semestinya. Semestinya aku tidak mengenalmu, Farah.


Malang, 12 Agustus.
Pukul 19:31 WIB

Tokoh Utama
Bhre
Farah
Jon
Alsa
Melinda
Rekomendasi